artikel

now browsing by category

 

MONEV BANTUAN PUPUK UNTUK TANAMAN TEMBAKAU

 


Pada Hari Senin tanggal 4 November 2019 Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak menerima kunjungan dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan Pembudidayaan Bahan Baku Berkadar Nikotin Rendah dan kegiatan Produksi, produktivitas dan Kualitas Bahan Baku dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan pada Kelompok Tani Tembakau penerima bantuan berupa pupuk KNO3, dan pupuk NPK Non Chlor pada tahun 2019 sebanyak 13 kelompok Tani. Read More …

Kotak Ajaib Sahabat Peternak

Populasi Ayam Kampung yang semakin menurun disertai suhu lingkungan yang tinggi saat ini mengakibatkan telur tidak dapat menetas dengan baik menginisiasi bapak ikhwan bersama pendamping peternakan Desa Wonosekar, Kec. Karangawen, Kab. Demak untuk mendukung kesuksesan dalam budidaya unggas maka telur ayam kampung dapat di tetaskan dengan menggunakan kotak ajaib yang bernama mesin tetas.

 

 

Bahan dan alat :

  1. Mesin tetas manual seri C200
  2. Termometer
  3. Thermostat
  4. Nampan air
  5. Disinfektan
  6. Lampu 5 watt (4 buah)
  7. Roll Kabel

 

Syarat Pemilihan Telur :

  1. Cangkang telur tidak retak;
  2. Cangkang telur bersih dari kotoran;
  3. Bentuk telur seragam bentuk bulat lonjong;
  4. Telur tidak berbau busuk;
  5. Perhatikan lama penyimpanan telur;

 

Cara Penggunaan Mesin Tetas: Read More …

MONEV LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DI KABUPATEN DEMAK

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak menerima kunjungan dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan Pengembangan Lumbung Masyarakat dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah yang diketuai oleh Ir. Wawan Riyanto, MP Selaku Kasubag Program Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah beserta anggota (18/10/2019). Tim melaksanakan monitoring dan Evaluasi ke Kelompok Tani Tani Maju Desa Tempuran Kecamatan Demak dan Kelompok Tani Margo Rejo Desa Jatirejo Kecamatan Karanganyar yang mendapatkan Bantuan Modal Gabah Kegiatan Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat pada tahun 2018 sebanyak 2,8 Ton.

Hasil monitoring dan evaluasi didapat bahwa bantuan modal gabah tersebut sangat bermanfaat bagi kelompok tani dan sudah berkembang menjadi lebih banyak karena pengembalian gabah oleh anggota disepakati memberikan jasa berupa gabah. Namun disisi lain administrasi kelompok masih perlu untuk dibenahi oleh karena itu pendampingan penyuluh pertanian di desa sangat diperlukan. Read More …

PROGRAM BUDIDAYA TANAMAN SEHAT DIKELOMPOK TANI “TANI MAKMUR” DESA GEBANG KECAMATAN BONANG

Pada hari Jum’at tanggal 18 September 2019 Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Gebang Kecamatan Bonang mengadakan Sosialisasi Budidaya Tanaman Sehat. Kegiatan Budidaya Tanaman Sehat ini nantinya akan dilaksanakan di dem area seluas 25 ha pada Musim Tanam (MT) I 2019/2020. Pertemuan dihadiri oleh POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) Kec. Bonang, Kepala Desa Gebang, PPL dan Anggota Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Gebang.

Pertanian sehat adalah proses budidaya  tanaman yang memprioritaskan pada penggunaan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, mudah dan murah untuk mendapatkannya dengan tetap menjaga produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Tujuan budidaya tanaman sehat adalah :

  • Menghilangkan ketergantungan petani terhadap penggunaan sarana pertanian  kimia sintetik  dengan tetap menjaga tingkat produktivitas pertanian mereka
  • Mengembalikan kesuburan dan  kesehatan lahan pertanian
  • Melestarikan keanekaragaman  hayati pada ekosistem pertanian
  • Mengembangkan kreativitas  dan kemampuan petani dalam mengelola usaha taninya

Prinsip Budidaya Tanaman Sehat :

  • Penggunaan benih/bibit varietas unggul
  • Pengembalian limbah organik ke areal pertanian
  • Pengolahan lahan yang baik dan benar
  • Perawatan tanaman secara intensif serta pengendalian hama dan penyakit secara terpadu

Program Budidaya Tanaman Sehat di Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Gebang Kecamatan Bonang ini difasilitasi oleh pemerintah. Dengan memberikan bantuan berupa kapur pertanian (dolomit) 1 ton per ha yang berfungsi untuk menetralkan pH tanah, paket benih padi varietas unggul 25 kg per ha , pupuk organik 15 ton, APH (Agens Pengendali Hayati) dan refugia untuk melengkapi program budidaya tamanan sehat dalam dem area ini.

POPT Kecamatan Bonang mengatakan dalam pelaksanaanya nanti petani diwajibkan menanam tanaman refugia sebagai tanaman perangkap hama merupakan salah satu teknik pengendalian hama yang berprinsip pada komponen pengendalian non toksik, sehingga dapat diintegrasikan dengan berbagai metode pengendalian lainnya untuk menekan populasi hama. Strategi ini juga dapat meningkatkan peran musuh alami, terutama parasitoid dan predator pada pertanaman.

Diharapkan dengan adanya dem area ini petani Desa Gebang Kecamatan Bonang dapat membuka pikiran dan wawasan untuk berbudidaya tanaman secara sehat sehingga hasil pertanian dapat layak konsumsi dan menyehatkan.
(Neny Susilowati, A.Md/PPL Kec. Bonang) Read More …

Bimbingan Teknis Perawatan ALSIN Pertanian

ALSINTAN (Alat  Mesin Pertanian ) adalah semua alat dan mesin yang digunakan dalam pertanian, baik itu pada saat proses budidaya sampai dengan pasca panen. Peranan alsintan sangatlah dibutuhkan para petani Milenial. Selain untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian, penerapan alsintan ini juga dapat dijadikan solusi atas kekurangan/mahalnya tenaga kerja yang dibutuhkan dalam proses usahatani.
Untuk menunjang efisiensi penggunaan alsintan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak mendapatkan kegiatan Bimbingan Teknis Perawatan Alat Mesin Pertanian yang telahdilaksanakan di Kelompok Tani Mangudi Bugo Desa Sidokumpul Kecamatan Guntur pada tanggal 8 – 9 Oktober 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang perwakilan dari 6 Kelompok Tani. Kegiatan Bimbingan teknis ini bersumber dari anggaran DBHCHT Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress