Mranggen

now browsing by category

 

ALAT PERAJANG DIBERIKAN, PETANI SENANG PANEN PUN RINGAN

Pada Kamis (5/9/2019) bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak menggelar acara penyerahan alat perajang tembakau dalam kegiatan Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan DBHCHT di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak. Peserta hari ini terdiri dari ketua-ketua kelompok tani penerima bantuan beserta operator alatnya, P3K dan PPL wilayah binaan. Ada tujuh poktan penerima bantuan yaitu Wargo Utomo, Sari Mulyo, Sido Makmur, Trubus, Dadi Mulyo, Dadi Makmur dan Sumber Rejeki.

Kepala Bidang Perkebunan, Sutarno, S.P., dan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Penyuluhan, Dra. Sri Lestari., M.M., menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Bantuan diberikan agar dapat mendukung proses pasca panen tembakau yang saat ini sedang berlangsung di beberapa wilayah. Kecamatan Mranggen ditargetkan bisa panen tembakau seluas 950 ha, Kecamatan Karangawen 2.740 ha dan Kecamatan Guntur 460 ha, sehingga total perkiraan luas panen tembakau tahun ini Read More …

BPP MRANGGEN ADAKAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

Pada hari Rabu (29/08/19) BPP Mranggen mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik menggunakan MOL (mikroorganisme lokal). Bertempat di Desa Candisari, acara diikuti oleh anggota Kelompok Tani Subur Makmur dengan menghadirkan narasumber penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Pelatihan ini dilatarbelakangi semakin tingginya penggunaan pupuk kimia yang berdampak negatif bagi lingkungan. Di beberapa tempat, pH tanah sudah berada di bawah standar.Ngatimin, narasumber kegiatan tersebut berkata, “pH tanah yang berada dibawah standar, tidak bisa mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, karena kebutuhan nutrisi tanaman tidak bisa dipenuhi oleh tanah”. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa banyak sekali penyakit yang bisa dipicu akibat residu bahan kimia dalam bahan pangan yang dipupuk menggunakan pupuk kimia, anantara lain kanker, jantung, asam urat dan lain lain. Read More …

SUKA CITA PESTA PATHOK

Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 RI, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak mengadakan bakti sosial dan bantuan penanggulangan akibat kekeringan kepada masyarakat di Dukuh Karangkumpul, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Rabu (21/08/2019). Acara tersebut dinamai “Pesta Pathok”. Disebut pesta pathok karena ternak-ternak yang akan mendapatkan pengobatan, dikumpulkan di satu lokasi dan ditambatkan pada pathok-pathok (pasak: Ind, red). Pesta dipimpin oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir. Dyah Purwatiningsih, MM. Seluruh staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Petugas Peternakan Kecamatan (P2K) beserta staf Bidang Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut Kegiatan meliputi pengobatan gratis, Inseminasi Buatan (IB), Pemeriksaan Kebuntingan (PKb), dan Asisten Teknis Reproduksi (ATR).

Maksud acara tersebut untuk memberikan apresiasi kepada peternak/pelaku usaha peternakan Read More …

SOSIALISASI PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT TANAMAN KELAPA

Salah satu kendala yang dihadapi dalam usaha peningkatan produktivitas kelapa di Kabupaten Demak adalah karena adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman kelapa. Serangan hama bisa menurunkan pendapatan petani yang mengusahakannya. Turunnya pendapatan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan petani kelapa. Hama dan penyakit utama seperti Oryctes, Sexava dan beberapa cendawan masih sering dijumpai di wilayah Kabupaten Demak. Agar pendapatan dari kelapa dapat Read More …

MEMBUAT MOL BONGGOL PISANG

Praktik pembuatan mol bonggol pisang di Desa Kangkung Kecamatan Mranggen (29/7/2019)

Pada pertemuan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Senin kemarin (29/7/2019), Kelompok Tani Pangudi Desa Kangkung Kecamatan Mranggen melakukan praktek pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal) dengan bahan utama bonggol pisang. Pemilihan bonggol pisang sebagai bahan utama pembuatan MOL karena bonggol pisang memiliki kandungan hara berupa Phospat (P) yang bagus untuk menambah nutrisi pada tanaman tembakau. Selain itu, MOL bonggol pisang banyak mengandung zat pengatur tumbuh Giberlin dan Sitokinin. SLPHT merupakan salah satu subkegiatan dari Kegiatan Penyuluhan Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Demak

MOL bonggol pisang dapat digunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman tembakau, starter dalam pembuatan kompos untuk mempercepat penguraian dan sebagai ZPT (zat pengatur tumbuh) yang baik untuk tanaman tembakau. Meskipun MOL buatan pabrik sudah banyak dijual di pasaran, namun alangkah baiknya petani dapat membuat MOL sendiri dikarenakan dapat menekan biaya produksi untuk tanaman tembakau. MOL buatan sendiri juga lebih ramah lingkungan. Bahan – bahan untuk pembuatan MOL mudah untuk ditemukan yaitu Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress