Mranggen

now browsing by category

 

VERIFIKASI LAPANGAN PELAKSANA TERBAIK DESA KEMBANGARUM KECAMATAN MRANGGEN

Tim verifikasi PKK beserta rombongan melakukan verifikasi lapangan pelaksana terbaik lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Selasa (1/10/2019) di Desa Kembangarum Kecamatan Mranggen.  Kedatangan tim verifikasi tersebut untuk melakukan penilaian pelaksanaan program lingkungan bersih dan sehat oleh kader PKK di Desa Kembangarum.  Kedatangan tim verifikasi diterima dengan baik oleh semua pihak yang terkait dalam lomba Lingkungan Sehat dan Bersih (LBS ) ini. Read More …

Gerakan Percepatan Olah Tanah (GPOT) Sukseskan LTT Kecamatan Mranggen

Gerakan percepatan olah tanah dan tanam merupakan bagian terpenting karena berpacu dengan waktu.  Terlebih, meskipun masih musim kemarau namun dengan adanya air, peluang ini digunakan untuk melakukan percepatan olah tanah dan tanam.

Seringkali para petani berpandangan, awal musim tanam tergantung awal musim hujan.  Sebenarnya tidak mutlak bahwa awal musim hujan dijadikan patokan awal musim tanam.  Ketersediaan sumber air bisa dimanfaatkan untuk melakukan penanaman.  Seperti halnya di lahan pertanian ini, meskipun musim kemarau namun bisa melaksanakan tanam padi karena ada sumber air.

Untuk mengejar target percepatan olah tanah dan tanam padi, petani memanfaatkan alsintan berupa traktor. Traktor merupakan sebuah mesin yang berfungsi untuk membajak sawah dengan cara dipegang.  Traktor bisa mempercepat dalam pengolahan lahan sawah dan semua itu guna mendukung percepatan luas tambah tanam (LTT).

Selasa, 24 September 2019 BPP kecamatan Mranggen melaksanakan koordinasi dengan petani terkait gerakan percepatan olah tanah (GPOT).  Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pada musim kemarau ini petani tidak terkendala untuk melakukan tanam padi akibat berkurangnya pasokan air dan kendala mesin pengolah tanah.  Hal tersebut dibuktikan dengan penggunaan traktor pada lahan sawah pada hari itu dengan baik.  Kegiatan menanam padi tersebut didampingi oleh penyuluh BPP Kecamatan Mranggen.  (Rif’atul Jannah, BPP Kecamatan Mranggen)

 

Kemarau Panjang, Kelompok Tani di Kecamatan Mranggen Laksanakan LTT

Percepatan luas tambah tanah (LTT) merupakan salah satu program strategis dalam upaya peningkatan produksi pertanian.  Percepatan olah tanah dan tanam padi dilakukan pada wilayah yang masih cukup air.  Desa Jamus dan Menur Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak merupakan desa yang termasuk dalam kategori cukup air.

Sebelumnya, percepatan olah tanah dan tanam padi dianggap tabu atau mustahil oleh petani yang mengandalkan hujan.  Keterlibatan petugas di lapangan untuk melakukan pendampingan percepatan tanam sangat membantu kelompok tani.  Read More …

ALAT PERAJANG DIBERIKAN, PETANI SENANG PANEN PUN RINGAN

Pada Kamis (5/9/2019) bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak menggelar acara penyerahan alat perajang tembakau dalam kegiatan Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan DBHCHT di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak. Peserta hari ini terdiri dari ketua-ketua kelompok tani penerima bantuan beserta operator alatnya, P3K dan PPL wilayah binaan. Ada tujuh poktan penerima bantuan yaitu Wargo Utomo, Sari Mulyo, Sido Makmur, Trubus, Dadi Mulyo, Dadi Makmur dan Sumber Rejeki.

Kepala Bidang Perkebunan, Sutarno, S.P., dan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Penyuluhan, Dra. Sri Lestari., M.M., menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Bantuan diberikan agar dapat mendukung proses pasca panen tembakau yang saat ini sedang berlangsung di beberapa wilayah. Kecamatan Mranggen ditargetkan bisa panen tembakau seluas 950 ha, Kecamatan Karangawen 2.740 ha dan Kecamatan Guntur 460 ha, sehingga total perkiraan luas panen tembakau tahun ini Read More …

BPP MRANGGEN ADAKAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

Pada hari Rabu (29/08/19) BPP Mranggen mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik menggunakan MOL (mikroorganisme lokal). Bertempat di Desa Candisari, acara diikuti oleh anggota Kelompok Tani Subur Makmur dengan menghadirkan narasumber penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Pelatihan ini dilatarbelakangi semakin tingginya penggunaan pupuk kimia yang berdampak negatif bagi lingkungan. Di beberapa tempat, pH tanah sudah berada di bawah standar.Ngatimin, narasumber kegiatan tersebut berkata, “pH tanah yang berada dibawah standar, tidak bisa mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, karena kebutuhan nutrisi tanaman tidak bisa dipenuhi oleh tanah”. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa banyak sekali penyakit yang bisa dipicu akibat residu bahan kimia dalam bahan pangan yang dipupuk menggunakan pupuk kimia, anantara lain kanker, jantung, asam urat dan lain lain. Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress