Mijen

now browsing by category

 

PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH DAUN BAWANG MERAH YANG MELIMPAH

Desa Pasir merupakan sentra produk hortikultura dengan luasan sawah kurang lebih 722,64 Ha. Sebagian besar lahan tersebut di tanami bawang merah. Saat musim panen tiba, daun bawang merah hanya di buang begitu saja di sungai dan sekitar rumah. Melimpahnya limbah dari daun bawang merah di Desa Pasir berdampak buruk bagi lingkungan sekitar karena daun bawang merah yang sangat melimpah dibiarkan membusuk dan menimbulkan bau yang menyengat.

Pada awal bulan Oktober 2019 petani yang tergabung di dalam Kelompok Tani “Tani Jaya” Desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak berinisiatif membuat kompos dari limbah daun bawang merah. Kegiatan pembuatan kompos ini bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang.

Pembuatan kompos dari limbah daun bawang merah dilakukan dengan cara menimbun limbah daun bawang merah ke dalam lubang tanah kemudian difermentasi selama kurang lebih satu bulan. Setelah terfermentasi secara sempurna atau matang, maka kompos tersebut siap untuk diaplikasikan. Ciri-ciri kompos yang terfermentasi secara sempurna adalah adanya penyusutan, perubahan  warna menjadi coklat dan tidak berbau menyengat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi petani pada khususnya dan masyarakat Desa Pasir Kecamatan Mijen pada umumnya, terutama dalam pemanfaatan limbah daun bawang merah yang melimpah. Read More …

PERSIAPAN OLAH LAHAN DI MUSIM KEMARAU PANJANG

Petani Desa  Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak melakukan persiapan lahan untuk Musim Tanam (MT) I, Selasa (24/09/2019). Petani melakukan persiapan lahan saat musim kemarau sambil menanti musim hujan datang. Tanah sebagai media tumbuh tanam harus mendapatkan perlakuan khusus, diantaranya yang harus dilakukan adalah pengolahan tanah. Pengolahan tanah yang baik akan menghasilkan pertumbuhan tanaman yang baik. Pengolahan tanah pada dasarnya bertujuan untuk  memperbaiki susunan tanah sehingga bibit maupun tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Tanah di sebagian besar wilayah Kabupaten Demak terutama Kecamatan Mijen mempunyai tekstur liat berwarna kelabu hingga hitam atau disebut tanah grumusol. Grumusol adalah tanah yang berasal dari batuan induk kapur dan batuan vulkanik, sehingga kandungan organiknya rendah. Tanah grumusol pada umumnya mempunyai PH netral hingga alkalis, dan mudah pecah saat musim kemarau.

Pengolahan lahan secara konvensional merupakan salah satu cara yang masih dilakukan petani Desa Pasir ketika musim kemarau panjang. Mereka mengolah lahan miliknya yang telah mengering dan mengeras dengan cara menggunakan alat berupa gancu dan linggis dengan mencongkel tanah yang ada diparit dan menaikkannya keatas bedengan, bongkahan tanah atau yang biasa disebut lungko tersebut kemudian dibalik dan ditata. Cara ini dinilai lebih efektif karena tanah jenis grumosol ini mengeras ketika musim kemarau dan ketika terkena air pada musim penghujan tanah menjadi lengket dan susah untuk dicangkul. Sehingga dengan cara tersebut diharapkan tanah menjadi gembur dan subur kembali. Read More …

PETERNAK UNGGAS DEMAK MENDUKUNG PROGRAM BEKERJA

Program bantuan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera yang sering dikenal dengan Program BEKERJA Kementrian Pertanian yang diselenggarakan oleh Pemerintah memiliki tujuan untuk membantu para RTMP (Rumah Tangga Miskin Petani) agar memiliki hidup yang lebih layak. Setiap rumah tangga miskin terverifikasi mendapatkan bantuan 50 ekor ayam, 150 kg pakan dan obat-obatan serta kandangnya.

Setiap bantuan yang diterima oleh RTMP, harus tepat sasaran, tepat jumlah dan mampu meningkatkan kehidupan yang lebih layak bagi RTMP, setidaknya mampu memenuhi kebutuhan protein bagi Read More …

BANTUAN KAMBING PE UNTUK POKTAN SIDO MAKMUR DESA NGEGOT

Kambing adalah ruminansia kecil yang sangat populer di kalangan para peternak. Hal tersebut disebabkan karena kambing mudah dibudidayakan. Pakan hijauannya pun tersedia setiap saat, baik di musim kemarau maupun di musim penghujan. Pada hari Selasa (3/9/2019), bertempat di Desa Ngegot Kecamatan Mijen, Kelompok Tani Sido Makmur menerima bantuan ternak kambing peranakan etawa (PE) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kambing PE yang diberikan kepada peternak berjumlah 24 ekor yang terdiri dari Read More …

PETANI NGEGOT IKUTI PELATIHAN PENGOPERASIAN CULTIVATOR

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mijen Kabupaten Demak menggelar acara pelatihan pengoperasian cultivator, Senin (2/9/2019). Bertempat di lahan pertanian Desa Ngegot, panitia menghadirkan narasumber dari PT Honda. Sebanyak 25 orang petani Ngegot yang mengikuti acara tersebut tampak antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan narasumber. Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress