Wonosalam

now browsing by category

 

UBINAN KACANG HIJAU DI DESA KENDALDOYONG

PPL Wonosalam bersama petani melakukan ubinan kacang hijau (4/9/2019)

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wonosalam, Kabupaten Demak bersama Kelompok Tani Sido Rukun menyelenggarakan Ubinan Kacang Hijau, Rabu (04/09/2019). Ubinan dilaksanakan di sawah milik Surozi, blok Blambangan Desa Kendaldoyong. Ubinan merupakan salah satu cara mengetahui produktivitas suatu komoditas secara cepat. Prinsipnya, dalam luasan satu hektar, diambil sampel berat produksi dalam satu luasan tertentu, umumnya menggunakan ukuran 2,5 m x 2,5 m.

Surozi (53 tahun) sebagai pemilik lahan mengatakan Read More …

MEMBUAT AGENS HAYATI BERSAMA POKTAN BANGUN TANI DESA KENDALDOYONG

Jika anda adalah insan pertanian pasti tahu apa itu agens hayati. Namun, jika bukan dan belum?

Menurut Permentan Nomor 13 Tahun 2013 tentang Sistem Pertanian Organik, agens hayati adalah setiap organisme yang dalam perkembangannya dapat dipergunakan untuk keperluan pengendalian hama dan penyakit atau organisme pengganggu tanaman dalam proses produksi pengolahan hasil pertanian dan berbagai keperluannya. Jadi, agens hayati merupakan pengendali hama dan penyakit  tanaman yang alami. Ada beberapa nama Read More …

UBAH LIMBAH JADI BERKAH

Limbah ternak yaitu kotoran hewan (KOHE) dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Namun, aplikasinya tidak dapat dilakukan langsung dalam bentuk basah, harus melalui proses terlebih dahulu. Kohe yang masih basah apabila diaplikasikan langsung pada tanaman maka akan terjadi dekomposisi pada tanah yang menghasilkan panas. Panas inilah yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Pada Rabu kemarin (14/8/2019) Kelompok Tani Bangun Tani Desa Kendaldoyong Kecamatan Wonosalam berlokasi di Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) miliknya, melakukan pembuatan pupuk organik. Pupuk organik berbahan dasar kotoran sapi akan diolah dengan proses fermentasi.  Ada 18 ekor sapi di kandang yang menjadi satu bagian dengan UPPO (Unit Pengelola Pupuk Organik) yang kotorannya siap diproses.

Bahan – Bahan

  1. 1 ton kohe (kotoran sapi),
  2. 10 kg bekatul,
  3. 1 lt tetes tebu,
  4. 10 lt MOL dan
  5. air

Cara Pembuatan Read More …

MENGUBAH KEPUTUSASAAN MENJADI HARAPAN

Dampak Perubahan Iklim (DPI) merupakan fenomena alam yang tidak bisa dihindari. Menurut BMKG, el-nino atau kemarau tahun ini masih akan berlangsung sampai pertengahan November. Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak sebagai pemangku kebijakan di bidang pertanian terus berupaya untuk melakukan pengamanan produksi padi.

Koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS PJ), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Serang Lusi Juana, Kodim 0716/Demak dan PJ UPSUS PAJALE Jateng intensif dilakukan sejak Read More …

LAUTAN HIJAU DI MUSIM KEMARAU

Menemukan lahan tertutup tanaman hijau di musim kemarau seperti sekarang ini bagaikan menemukan oase di padang pasir. Di tengah ancaman kekeringan yang melanda Kabupaten Demak, Ahmad Lusito masih optimis tanaman kacang hijaunya bisa bertahan sampai waktu panen di Bulan Agustus nanti. Ketua poktan Sido Mukti Desa Sidomulyo Kecamatan Wonosalam ini mengatakan, tanaman kacang hijau memang tidak membutuhkan air sebanyak tanaman padi. Selain itu, biaya pemupukan dan perawatannya pun cukup murah. “Kacang hijau itu ibaratnya untungnya petani dalam satu tahun. Kalau njagakke (mengharap:red) untung dari padi, sudah sangat mepet. Habis dipakai buat bayar saprodinya”, tambahnya. Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress