Bonang

now browsing by category

 

PROGRAM BUDIDAYA TANAMAN SEHAT DIKELOMPOK TANI “TANI MAKMUR” DESA GEBANG KECAMATAN BONANG

Pada hari Jum’at tanggal 18 September 2019 Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Gebang Kecamatan Bonang mengadakan Sosialisasi Budidaya Tanaman Sehat. Kegiatan Budidaya Tanaman Sehat ini nantinya akan dilaksanakan di dem area seluas 25 ha pada Musim Tanam (MT) I 2019/2020. Pertemuan dihadiri oleh POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) Kec. Bonang, Kepala Desa Gebang, PPL dan Anggota Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Gebang.

Pertanian sehat adalah proses budidaya  tanaman yang memprioritaskan pada penggunaan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, mudah dan murah untuk mendapatkannya dengan tetap menjaga produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Tujuan budidaya tanaman sehat adalah :

  • Menghilangkan ketergantungan petani terhadap penggunaan sarana pertanian  kimia sintetik  dengan tetap menjaga tingkat produktivitas pertanian mereka
  • Mengembalikan kesuburan dan  kesehatan lahan pertanian
  • Melestarikan keanekaragaman  hayati pada ekosistem pertanian
  • Mengembangkan kreativitas  dan kemampuan petani dalam mengelola usaha taninya

Prinsip Budidaya Tanaman Sehat :

  • Penggunaan benih/bibit varietas unggul
  • Pengembalian limbah organik ke areal pertanian
  • Pengolahan lahan yang baik dan benar
  • Perawatan tanaman secara intensif serta pengendalian hama dan penyakit secara terpadu

Program Budidaya Tanaman Sehat di Kelompok Tani “Tani Makmur” Desa Gebang Kecamatan Bonang ini difasilitasi oleh pemerintah. Dengan memberikan bantuan berupa kapur pertanian (dolomit) 1 ton per ha yang berfungsi untuk menetralkan pH tanah, paket benih padi varietas unggul 25 kg per ha , pupuk organik 15 ton, APH (Agens Pengendali Hayati) dan refugia untuk melengkapi program budidaya tamanan sehat dalam dem area ini.

POPT Kecamatan Bonang mengatakan dalam pelaksanaanya nanti petani diwajibkan menanam tanaman refugia sebagai tanaman perangkap hama merupakan salah satu teknik pengendalian hama yang berprinsip pada komponen pengendalian non toksik, sehingga dapat diintegrasikan dengan berbagai metode pengendalian lainnya untuk menekan populasi hama. Strategi ini juga dapat meningkatkan peran musuh alami, terutama parasitoid dan predator pada pertanaman.

Diharapkan dengan adanya dem area ini petani Desa Gebang Kecamatan Bonang dapat membuka pikiran dan wawasan untuk berbudidaya tanaman secara sehat sehingga hasil pertanian dapat layak konsumsi dan menyehatkan.
(Neny Susilowati, A.Md/PPL Kec. Bonang) Read More …

“DELIK” SURGANYA BLEWAH

Blewah dari Dusun Delik

Blewah banyak ditemui di pasar tradisional maupun di pinggir jalan. Buah ini umumnya muncul pada waktu tertentu, yaitu antara bulan Juli sampai dengan September. Selain mengandung gizi yang sangat bermanfaat untuk tubuh, buah ini juga sangat segar untuk dikonsumsi secara langsung maupun digunakan sebagai minuman. Read More …

PERTEMUAN PAGUYUBAN KPL KECAMATAN BONANG MEMBAHAS KARTU TANI

Pada hari Kamis (05/09/2019) paguyuban Kios Pupuk Lengkap (KPL) Kecamatan Bonang melaksanakan pertemuan rutin bulanan. Bertempat di rumah Khamdan, pemilik KPL Desa Tlogoboyo Kecamata Bonang, acara diikuti oleh pemilik KPL se-Kecamatan Bonang dengan menghadirkan perwakilan dari distributor pupuk dan perwakilan dari PPL Kecamatan Bonang. Acara ini merupakan acara rutin tiap bulan Read More …

PEMBIBITAN DI KRPL “TP PKK” KEMBANGAN KECAMATAN BONANG

Desa Kembangan Kecamatan Bonang merupakan salah satu desa yang mendapatkan kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok “TP PKK” Desa Kembangan ini berjalan sejak tahun 2018 yang dimulai dengan tahap penumbuhan. Pada tahun kedua atau tahap pengembangan, KRPL sudah memiliki 3 sub kegiatan, yaitu kebun bibit, pekarangan anggota dan pengembangan demplot.

Kegiatan yang dilakukan di dalam sub kegiatan kebun bibit adalah Read More …

POKTAN SIDO REJO DESA BONANGREJO SIAPKAN LAHAN BAWANG MERAH

Nur Khamid (56 th), ketua Poktan Sido Rejo Desa Bonangrejo Kecamatan Bonang mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya, kacang hijau yang ditanamnya Juli lalu, sebagian mulai bisa dipanen. Dengan lahan sebahu (± 0,7 ha) miliknya, dan harga kacang hijau Rp12.200,00/kg, ia berharap dapat menangguk keuntungan minimal 4 juta rupiah di musim ini. Selayaknya petani lain yang enggan berpangku tangan, ia mulai mempersiapkan lahan yang sudah selesai dipanen untuk ditanami bawang merah. “Kalau September nanti ada air, lahannya sudah siap ditanami (bawang merah). Ini saya nyicil nyiapke lahannya”, tambahnya.

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan tanaman semusim yang banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan bawang merah selalu meningkat karena hampir semua masakan membutuhkan komoditas rempah satu ini. Bawang merah mempunyai prospek untuk dikembangkan walaupun Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress