TPH

now browsing by category

 

TIADA HENTI BERINOVASI, LDM DEMPET MERAIH PRESTASI

Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) perlu memiliki standar pelayanan. Pentingnya standar pelayanan yaitu kewajiban bagi penyelenggara pelayanan publik untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas, memberikan pemahaman dan persepsi yang sama bagi penyelenggara, masyarakat, dan pihak terkait terhadap standar pelayanan. Standar Pelayanan di tiap unit pelayanan merupakan jaminan dan kepastian, baik bagi penyelenggara dalam memberikan, maupun bagi masyarakat dalam menerima pelayanan.

UKPP Pengolahan Hasil Pertanian Kabupaten Demak telah mengikuti seleksi dalam lomba UKPP Berprestasi Bidang Pertanian Kementerian Pertanian Tahun 2019 dan lolos bersama 46 UKPP lainnya di seluruh Indonesia. Pada tanggal 21 – 23 September 2019 telah dilakukan Ekspose Kualitas Pelayanan Publik UKPP Berprestasi Bidang Pertanian Tahun 2019 di Hotel D’Anaya Bogor Jawa Barat. Ekspose difokuskan pada pengakuan manfaat dan capaian layanan UKPP yang mendukung program Upaya Khusus (UPSUS) Kementerian Pertanian dan inovasi pelayanan.

Dukungan UKPP Pengolahan Hasil Pertanian untuk UPSUS Kementerian Pertanian adalah :

  1. Percepatan pengolahan hasil pertanian padi. Petani/kelompok tani dengan adanya UKPP Pengolahan Hasil Pertanian dapat lebih cepat dalam pasca panen padi sehingga lahan cepat dapat diusahakan lagi pada musim tanam berikutnya guna mempercepat capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi.
  2. Fasilitasi pemasaran hasil pertanian. UKPP Pengolahan Hasil Pertanian membantu petani dalam pemasaran beras yang dihasilkan. Setiap hari ada pembelian beras 5 – 7 ton dengan jangkauan pasar ke Serang, Bogor, Tangerang dan kota lainnya.
  3. Peningkatan kesejahteraan petani. Dengan melakukan kerjasama dengan UKPP Pengolahan Hasil Pertanian, petani/pedagang beras dapat meningkatkan pendapatan dari usaha perberasan yang dilaksanakan.

Inovasi yang dilaksanakan di UKPP Pengolahan Hasil Pertanian adalah beras  kebi yaitu pengolahan beras brown menjadi beras putih menggunakan katul tanpa menggunakan bahan kimia/klorin. Beras brown (berwarna kecoklatan) dengan harga Rp. 7.700,00/kg sebanyak 50 kg ditambah katul sebanyak 5 kg. Setelah dilakukan pencampuran kemudian dimasukkan dalam mesin polisher dengan derajat sosoh 95%. Hasil proses ini adalah beras kebi yang berwarna putih sebanyak 47,5 kg dengan harga Rp. 9.000,00/kg. (Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura)

 

 

Gbr 1. Ekspose sesi 1 yang dikuti 4 UKPP

 

 

 

 

 

 

 

 

Gbr 2. Paparan UKPP PHP Dempet Demak

 

 

 

 

TEKNOLOGI PLASMA OZON

TEKNOLOGI PLASMA OZON, RAMAH LINGKUNGAN UNTUK HORTIKULTURA

 

Cabai dan bawang merah saat ini baru menjadi topik pembicaraan. Kedua jenis komoditas tersebut saat ini menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Jawa Tengah. Awal tahun 2019 di Desa Jerukgulung Kecamatan Dempet Kabupaten Demak terjadi protes petani cabai dengan membuang cabai keriting di jalan raya Dempet – Godong. Hal ini disebabkan harga cabai yang sangat murah dan petani mengalami kerugian. Minggu yang lalu kejadian seperti itu terjadi kembali. Petani Kabupaten Bantul DIY membagikan bawang merah gratis kepada penguna jalan di Ringroad selatan (perempatan Dongkelan Jalan Bantul). Hal ini disebabkan harga bawang merah yang rendah.

Mengingat komoditas cabai dan bawang merah tergolong perishable (mudah rusak) maka diperlukan solusi untuk dapat memperpanjang masa simpan kedua komoditas tersebut.  Alternatif solusi salah satu di antaranya adalah penggunaan teknologi plasma ozon sebagaimana yang dikembangkan oleh Prof. DR. Muhammad Nur, DEA dari Universitas Diponegoro Semarang. Prinsip dasar plasma ozon adalahoksigen (O2) dipecah menjadi O sehingga akan terikat oleh O2 menjadi ozon (O3). Ozon bersifat tidak stabil sehingga akan mengikat apapun yang ada di sekelilingnya, antara lain bakteri, jamur, pestisida dll.

Gambar 1. Generator ozon dengan conveyor                    Gambar 2. Pencucian ozon dalam bak

 

Penggunaan teknologi plasma ozon (D’OZON) dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu penyimpanan kering dan penyimpanan ruang berpendingin. Penyimpanan kering dapat diterapkan untuk bawang merah. Ozon disemprotkan pada ruang penyimpanan bawang merah. Mesin 1 unit D’Ozon (150 gr/jam) mampu digunakan untuk menyimpan bibit bawang merah dengan kapasitas sekitar 15 ton dengan lama waktu yang dibutuhkan 120 menit atau 2 jam per hari. Konsumsi listrik rendah yaitu membutuhkan daya listrik sekitar 150-250 watt.

Penggunaan ozon pada ruangan berpendingin digunakan untuk sayuran segar. Ozon dapat berfungsi sebagai deodorisasi (penyerap bau), sterilisasi (membunuh jamur dan bakteri), decolorisasi (mereduksi warna organik), degradasi (meluruhkan logam berat) dan mengeluarkan ulat dari sayuran. Pencucian dengan ozon dapat dibedakan menjadi dua yaitu pencucian dalam bak dan pencucian dengan conveyor.

Tingkat kerusakan produk pertanian yang dilaksanakan secara konvensional adalah 20-30%. Intervensi teknologi menggunakan ozon dapat menurunkan tingkat kerusakan menjadi 3,5 – 5,5%.Mesin D’OZON menggunakan teknologi plasma ramah lingkungan berfungsi untuk memperpanjang masa simpan sayur dan buah, meminimalisir bakteri, virus dan jamur penyebab pembusukan, serta mengurangi pestisida yang menempel pada sayur dan buah.

Harga mesin D’OZON untuk sayur dan buah dengan kapasitas 150 gram ozon/jam sebesar Rp. 100.000.000,00, sedangkan untuk penyimpanan bawang merah 10 ton sebesar Rp. 80.000.000,00.

 

“DELIK” SURGANYA BLEWAH

Blewah dari Dusun Delik

Blewah banyak ditemui di pasar tradisional maupun di pinggir jalan. Buah ini umumnya muncul pada waktu tertentu, yaitu antara bulan Juli sampai dengan September. Selain mengandung gizi yang sangat bermanfaat untuk tubuh, buah ini juga sangat segar untuk dikonsumsi secara langsung maupun digunakan sebagai minuman. Read More …

PETANI DESA KETANJUNG KECAMATAN KARANGANYAR LAKSANAKAN PERCEPATAN TANAM

Pada hari Selasa (10/9/2019) Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Heri Wuryanta, S.TP., M.P. bersama Kepala Seksi Tanaman Pangan, Sukisman, S.P dan PPL Kecamatan Karanganyar mendampingi  utusan dari Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian melihat langsung gerakan olah tanah dan tanam di Desa Ketanjung Kecamatan Karanganyar. Meskipun masih musim kemarau, tapi para petani optimis bisa tanam padi. Hal ini dikarenakan Read More …

UBINAN KACANG HIJAU DI DESA KENDALDOYONG

PPL Wonosalam bersama petani melakukan ubinan kacang hijau (4/9/2019)

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wonosalam, Kabupaten Demak bersama Kelompok Tani Sido Rukun menyelenggarakan Ubinan Kacang Hijau, Rabu (04/09/2019). Ubinan dilaksanakan di sawah milik Surozi, blok Blambangan Desa Kendaldoyong. Ubinan merupakan salah satu cara mengetahui produktivitas suatu komoditas secara cepat. Prinsipnya, dalam luasan satu hektar, diambil sampel berat produksi dalam satu luasan tertentu, umumnya menggunakan ukuran 2,5 m x 2,5 m.

Surozi (53 tahun) sebagai pemilik lahan mengatakan Read More …

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress