May, 2019

now browsing by month

 

SAYURAN DI PASAR BINTORO DEMAK BEBAS PESTISIDA

Kabid Ketahanan Pangan Dinpertan Pangan Demak, Dewi Suciati, S.Pt, sedang memeriksa sayuran di Pasar Bintoro Demak

Permintaan bahan pangan selama bulan Ramadan cenderung meningkat dari hari biasa. Selain memastikan ketersediaan produksi di tingkat produsen, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak juga berkewajiban memastikan keamanan bahan pangan yang beredar di tingkat konsumen. Oleh karena itu, bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak melakukan Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

Pengawasan dilakukan dengan mengambil sampel enam jenis sayuran yaitu sawi, tomat, kembang kol, brokoli, wortel dan seledri. Pengambilan sampel dilakukan di Pasar Bintoro sebagai pasar induk Kabupaten Demak pada hari Selasa, 21 Mei 2019. Sayuran yang beredar di Kabupaten Demak sebagian besar merupakan sayuran yang berasal dari daerah Bandungan Kabupaten Semarang. Sayuran ini dipasok dari pengepul di Pasar Johar.

Metode pengujian sampel menggunakan tes cepat dengan bantuan alat G-9 Fast Pesticide Detection yang berguna untuk mendeteksi kandungan pestisida dalam sayuran segar. Dengan bantuan alat ini, dalam waktu kurang dari 15 menit, petugas dapat mengetahui ada atau tidaknya orghanphosphate/carbamate/atau acetylcholinesterase inhibitor yang merupakan indikasi keberadaan zat aktif pestisida dalam sayuran. Dari pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil negatif untuk semua indikator, atau dengan kata lain, seluruh sampel dinyatakan bebas kandungan pestisida dan aman dikonsumsi.

 

OPERASI DAGING MENJELANG IDULFITRI 1440 H

Momen lebaran banyak dimanfaatkan sebagai momen kumpul keluarga. Beberapa hari menjelang Idulfitri, para perantau mulai kembali ke kampung halaman. Suka cita masyarakat ditandai dengan menyediakan menu buka puasa dan menu lebaran yang lebih istimewa daripada hari-hari biasa. Sebut saja opor ayam, bistik daging dan masakan khas Demak, kropohan, yang tidak pernah absen mengisi daftar menu lebaran masyarakat Demak.

Seperti dapat diperkirakan, permintaan daging semakin meningkat mendekati hari raya. Situasi ini sering dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggung jawab dengan menjual daging yang “asal daging”, yaitu daging yang tidak memenuhi prasyarat ASUH: aman, sehat, utuh dan halal. Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  Provinsi Jawa Tengah dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Pati melakukan operasi daging di Pasar Bintoro Demak, Jumat 31 Mei 2019. Operasi daging ini bertujuan memastikan daging dan bahan olahan hasil ternak yang beredar di Demak, khususnya di Pasar Bintoro merupakan daging yang ASUH.

Dari beberapa depot daging yang diperiksa, sebagian depot belum memenuhi stadar. Ada beberapa depot yang tidak menggantungkan dagingnya, ada pula depot yang menjual daging dan bahan makanan lainnya dalam satu meja. Daging yang dijual di Pasar Bintoro berasal dari berbagai tempat, yaitu dari Rumah Potong Hewan Demak, pasokan dari Semarang dan Boyolali serta pasokan daging kerbau Belu dari BULOG. Saat ini, harga daging sapi berkisar antara Rp100.000,00 – Rp120.000,00/kg, sedangkan harga daging ayam broiler berada di kisaran Rp32.000,00/kg.

Uji kadar air daging oleh Drh. Petra Dian dari Laboratorium Kesmavet Pati, Drh. Sri Padyastuti (Kasi Keswan & Kesmavet Dinpertan Pangan) dan Drh. Slamet (Kabid Veteriner Dinakkeswan Jateng)

Dalam operasi ini, dilakukan pula uji kadar air air di lokasi dan pengambilan 5 sampel daging sapi/kerbau dan 1 sampel daging ayam untuk dilakukan uji laboratorium Total Plate Count  (TPC) dan E.coli untuk mengetahui seberapa banyak cemaran mikroba dalam daging tersebut. Uji laboratorium dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner Pati dan akan diketahui hasilnya beberapa hari ke depan. Berdasarkan uji kadar air, tidak ditemukan daging yang terindikasi glonggongan maupun tiren.

DEMAK PANEN RAYA PADI

Kepala Dinpertanpangan Kabupaten Demak bersama Kepala Distanbun Provinsi Jawa Tengah

Pada hari Selasa, 28 Mei 2019, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir. Wibowo, M.M., mendampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Suryo Banendro, MP, melakukan panen bersama di lahan milik Kelompok Tani Sidomakmur, Desa Tuwang Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. Kepala Distanbun Jateng hadir bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ir. Sardjananto, M.M.; Kasi Padi, Edi Darmanto, S.P. dan Koordinator POPT Kabupaten Demak,  Mujiyanto, S.P. sedangkan Kepala Dinpertanpangan Demak ditemani oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Heri Wuryanta, S.TP., M.P. dan Kasi Tanaman Pangan, Sukisman, S.P.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinpertanpangan melaporkan luas panen Desa Tuwang seluas 188,6 ha dengan potensi produksi 1.320,2 ton. Varietas padi yang ditanam mayoritas petani adalah ciherang, inpari 32 dan inpari 42. Harga gabah kering panen pun cukup baik, mencapai Rp4.200,00/kg. Kabupaten Demak minggu ini memasuki puncak panen padi dengan prakiraan total panen di 14 kecamatan sebanyak 9.493 ton.

Pasar Murah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng

Pada hari Selasa, 28 Mei 2019, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, Ahmad Nur Hidayat, SE.,MH, turut menghadiri kegiatan  pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. Pasar murah menjelang Hari Besar Keagaaman Nasional (HKBN) tersebut diselenggarakan dengan tujuan membantu masyarakat yang kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2019.

Bertempat di dua kecamatan di Kabupaten Demak, yaitu Desa Bedono Kecamatan Sayung dan Desa Berahan Kulon Kecamatan Wedung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah membagikan paket sembako berupa daging ayam 0,8 Kg, telur ayam 1 Kg dan beras 1 kg. Selain Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, acara tersebut dihadiri oleh anggota DPR Provinsi Jawa Tengah, Helmi Turmudi; Kabid Budidaya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Hariyanta, M.Si.; Kepala Desa Bedono, Agus Salim, SPdI., M.Pd.I; dan Kepala Desa Berahan Kulon, Sugondo, ST.MT.

 

SELAMAT DAN SUKSES

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress