PENANGANAN KERAWANAN PANGAN MELALUI PENGEMBANGAN DESA MANDIRI PANGAN

Oleh: Budi Sulistyawan, S.P. M.M.*

Desa mandiri pangan (DMP) adalah desa yang masyarakatnya mempunyai kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui pengembangan subsistem ketersediaan, subsistem distribusi dan subsistem konsumsi dengan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan. Program DMP merupakan  salah  satu upaya dalam  mengurangi  kerawanan  pangan,  menciptakan  ketahanan  pangan  dan menurunkan  tingkat kemiskinan dalam suatu wilayah pedesan. Program Aksi Desa Mandiri Pangan  dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat untuk mengenali potensi dan kemampuannya, mencari alternatif peluang dan pemecahan masalah serta mampu  mengambil  keputusan sehingga tercapai  kemandirian. Dalam pelaksanaan program DMP, dibentuk kelompok afinitas yang ditumbuhkembangkan berdasarkan  kesamaan visi dan tujuan dalam pemberdayaannya melalui kegiatan pelatihan dan  pendampingan.

Tujuan Pengembangan Desa Mandiri Pangan adalah meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, mengurangi kerawanan pangan dan gizi melalui pendayagunaan sumberdaya, kelembagaan dan budaya lokal di pedesaan. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah  berkurangnya tingkat kerawanan pangan dan gizi. Sasaran kegiatan Desa mandiri pangan adalah kelompoktani di desa yang tergolong kategori miskin dengan anggota rumah tangga miskin (RTM).

Saat ini, Kabupaten Demak sedang memfokuskan kegiatan di dua desa, yaitu Desa Temuroso Kecamatan Guntur dan Desa Rejosari Kecamatan Karangawen. Kegiatan dimulai sejak tahun 2018 dan diharapkan tuntas pada tahun 2020. Desa-desa tersebut mendapat paket bantuan dan pendampingan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak melalui sumber dana dari  APBD Provinsi dan APBD Kabupaten. Jenis bantuan yang telah diberikan sebagai berikut:

  1. Budidaya Kambing Jawa Randu
  2. Budidaya Tanaman Buah Buahan (Belimbing, Jambu air, Mangga dan  Kelengkeng)
  3. Budidaya Lele dalam kolam terpal
  4. Mesin penepung biji bijian

*Kasi Ketersediaan dan Distribusi Pangan

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.