DINPERTAN PANGAN DIRIKAN POSKO ANTISIPASI KEKERINGAN

Posko Antisipasi Kekeringan di Kantor Kecamatan Wedung Kabupaten Demak

Sudah berminggu-minggu tanah di Kabupaten Demak tidak menerima guyuran hujan. Sesuai dengan catatan Stasiun Klimatologi Semarang BMKG bulan Juni 2019, curah hujan di kelima pos pengamatan di Kabupaten Demak, semuanya menunjukkan angka di bawah 20 mm dengan sifat hujan BN (Bawah Normal). Kondisi ini terjadi hampir di seluruh wilayah Jawa Tengah, bahkan Indonesia, dan diprediksi masih terus berlangsung sampai bulan Oktober mendatang. Presiden Joko Widodo telah mengadakan rapat terbatas antisipasi dampak kekeringan pada Senin lalu (15/7/2019). Seminggu sebelumnya, Kementerian Pertanian telah pula mengadakan rakor mitigasi dan atisipasi kekeringan (selengkapnya baca di sini).

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling terdampak cuaca ekstrim. Petani di lima kecamatan di Kabupaten Demak yaitu Mranggen, Sayung, Wonosalam, Bonang dan Guntur terpaksa memanen padi sebelum waktunya untuk menghindari kerugian yang lebih besar (puso). Total luas lahan tersebut mencapai 826 ha. Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Pangan telah beberapa kali melakukan upaya antisipasi dan penyelamatan dengan bekerja sama dengan TNI dan BBWS Pemali Juana untuk menyuplai persediaan air di daerah-daerah tersebut.

Koordinasi antisipasi kekeringan di Kantor BBWS Pemali Juana (21/6/2019)

Sementara itu, sebanyak 602 ha tanaman padi di Kecamatan Wedung yang masih di kisaran umur 50 – 75 HST masih terus diupayakan untuk dapat bertahan sampai musim panen tiba. Upaya khusus tersebut berupa pendirian POSKO ANTISIPASI KEKERINGAN di Kantor Kecamatan Wedung. Posko melibatkan Dinpertan Pangan Kabupaten Demak, POPT Distanbun Jateng, BPPKH Cinagara selaku PJ UPSUS Kabupaten Demak, TNI, Pemerintah Kecamatan dan Desa. Resmi dibuka pada Senin (15/7/2019), posko ini bertujuan utk menyelamatan standingcrop tanaman dengan pengawalan, pendampingan dan pemanfaatan alsintan serta optimalisasi sumber air yang ada terutama dari Kalilobang, Mutihwetan. (Hari Mulyanto/PPL Wonosalam)

Comments are Closed

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress