PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI TEMBAKAU

Kelembagaan pertanian adalah norma atau kebiasaan yang terstruktur dan terpola serta dipraktekkan terus menerus untuk memenuhi kebutuhan anggota masyarakat yang terkait erat dengan penghidupan dari bidang pertanian di pedesaan. Dalam kehidupan komunitas petani, posisi dan fungsi kelembagaan petani merupakan bagian pranata sosial yang memfasilitasi interaksi sosial dalam suatu komunitas. Kelembagaan pertanian juga memiliki titik strategis (entry point) dalam menggerakkan sistem agribisnis di pedesaan.

Untuk mencapai dengan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah maka salah satu yang perlu ditumbuhkan dan dikembangkan adalah kelembagaan petani yang memiliki jejaring kelompok dan manajemen yang baik serta kepemimpinan kelompok yang penuh daya juang tinggi. Dalam mendukung  pembangunan pertanian khususnya pada komoditas tembakau, Kabupaten Demak pada tahun 2019 mendapatkan alokasi kegiatan Penumbuhan dan Penguatan Kelembagaan Kelompok Petani Tembakau oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut terdiri dari Bimbingan Teknis (bintek) Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Tembakau dan pemberian paket bantuan. Bintek telah dilaksanakan pada tanggal 17 – 18 Juli 2019, bertempat di Rumah Ketua Kelompok Tani Mangudi Raharjo Desa Wonorejo Kecamatan Guntur. Peserta bintek sebanyak 40 orang dari enam poktan dari Kecamatan Guntur dan Karangawen sekaligus merupakan penerima bantuan berupa alat pengolah pupuk organik (APPO) total 12 unit dan cultivator sebanyak 4 unit.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.