MENGUBAH KEPUTUSASAAN MENJADI HARAPAN

Dampak Perubahan Iklim (DPI) merupakan fenomena alam yang tidak bisa dihindari. Menurut BMKG, el-nino atau kemarau tahun ini masih akan berlangsung sampai pertengahan November. Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak sebagai pemangku kebijakan di bidang pertanian terus berupaya untuk melakukan pengamanan produksi padi.

Koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS PJ), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Serang Lusi Juana, Kodim 0716/Demak dan PJ UPSUS PAJALE Jateng intensif dilakukan sejak pertengahan Juni. Salah satu hasil koordinasi tersebut adalah normalisasi sungai Setu sehingga sehingga sebagian besar tanaman di wilayah Kecamatan Guntur dapat terairi. Meskipun demikian, masih ada beberapa wilayah lain yang terancam krisis air, seperti di Kecamatan Wedung. Koordinator Penyuluh Kecamatan Wedung, Suwartana, S.P, menyebutkan tanaman padi di lahan sawah Desa Tedunan, Kendalasem dan Mutih Wetan saat ini sedang sekarat.

Tim UPSUS PAJALE Kabupaten Demak meninjau lahan Kecamatan Wedung setelah rakor antisipasi kekeringan (24/7/2019)

Rabu (24/7/2019) kembali dilaksanakan rakor Antisipasi Kekeringan dan Pencapaian Luas Tambah Tanam di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Pangan. Rakor tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain segera mengusulkan pembangunan longstorage di avour Kalilobang dan pembangunan plengsengan di tepi avour; perbaikan saluran air di W3 dan W4 desa Kendalasem; serta pengunduran posisi pintu air saluran sekunder supaya tampungan air untuk tiga desa tersebut dapat terpenuhi. Dengan cara ini, diharapkan lahan seluas 602 ha di Kecamatan Wedung dapat terselamatkan. Usulan akan dikawal oleh semua pihak, khususnya BPSDA agar dapat terealisasi dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Ir. Wibowo, M.M., menekankan pentingnya koordinasi, kerja keras dan kejelian dalam membidik peluang. “Sekecil apapun (peluang) itu harus diupayakan agar harapan petani yang menjadi kewenangan Dinas Pertanian dan Pangan dapat terwujud. Kita harus bisa mengubah keputusasaan petani akan gagal panen karena kekeringan menjadi sebuah harapan yang membahagiakan”, imbuhnya. (Hari Mulyanto/PPL Kec.Wonosalam)

 

Comments are Closed

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress