BANTUAN MODAL GABAH UNTUK GAPOKTAN PANCA JAYA TANI DESA PONCOHARJO

Gapoktan Panca Jaya Tani Desa Poncoharjo Kecamatan Bonang mendapatkan bantuan modal Gabah Kering Giling sebanyak 1.500 kg dalam rangka pengembangan distribusi pangan di Kabupaten Demak, Jumat (9/8/2019). Modal gabah ini diharapkan dapat menjadi stimulan dalam mendorong kelompok untuk mengelola hasil panen sehingga tidak dijual langsung tetapi melalui kegiatan tunda jual dan pengolahan agar mendapatkan nilai tambah produk beras.

Mata rantai distribusi merupakan masalah utama yang memengaruhi mahalnya harga pangan, meski produksinya sudah meningkat. Dibutuhkan solusi tepat untuk menurunkan harga, tapi juga tidak merugikan pedagang. Harga komoditas utama seperti beras akan rentan pada perubahan harga karena alur distribusi terlampau panjang. Pada titik yang mengharuskan petani padi menjual hasil produksinya, mereka menghadapi persoalan dinamika harga dan nilai tukar di pasar. Fakta yang sering dihadapi, pada saat panen raya produksi cukup melimpah, sedangkan permintaan relatif stabil sepanjang tahun, sehingga harga turun pada tingkat yang tidak memberikan keuntungan bagi petani. Sebaliknya pada musim paceklik, produksi tidak mencukupi kebutuhan pangan sehingga harganya meningkat.

Dampak ketajaman fluktuasi tersebut sangat berpengaruh terhadap pendapatan petani, yang pada gilirannya juga berdampak pada tingginya resiko ketahanan pangan di tingkat rumah tangga petani. Petani padi skala kecil baik petani tanpa lahan maupun petani berlahan sempit merupakan kelompok yang paling rentan terhadap fluktuasi harga gabah dan beras. Untuk mengurangi atau menghindari fluktuasi harga pasar, ada suatu mekanisme yang dikenal dengan nama sistem tunda jual. Inilah salah satu fungsi Lembaga Disribusi Pangan Masyarakat (LDPM).

Pengembangan model sistem tunda jual pada umumnya bertujuan agar petani mampu menahan hasil panen sementara waktu untuk mendapatkan harga jual yang lebih baik di pasar. Pada tingkatan tertentu upaya ini tidak hanya sekedar mendapat nilai lebih, tetapi juga sebagai upaya untuk dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan mengurangi ketergantungan atas pasar untuk memenuhi kebutuhan pangan. Upaya tersebut penting dilakukan, terutama ketika kebijakan pemerintah dalam perlindungan harga bagi petani padi tidak berjalan dengan baik dan kekuatan pasar yang tidak bisa dikendalikan pemerintah. Pengembangan kemampuan tunda jual juga menjadi salah satu upaya pokok dalam meningkatkan derajat kedaulatan pangan di kalangan petani produsen padi.(Budi Sulistyawan, SP. MM/Kasi Ketersediaan dan Distribusi Pangan)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.