BASMI WANGWUNG DENGAN FEROTRAP

Wangwung (Oryctes rhinoceros) atau yang biasa disebut dengan kumbang kelapa adalah hama yang sering menyerang tanaman kelapa. Cara kerja hama ini adalah dengan menyerang pelepah daun kelapa hingga patah. Serangan dari hama wangwung bisa sangat mengganggu produktivitas dari tanaman kelapa, karena apabila sudah ada 1 tanaman yang terserang maka akan mengganggu produktivitas tanaman kelapa di sekitarnya.

Berdasarkan informasi dari Balai Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (BPTPHP) pada acara Sosialisasi Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Perkebunan Komoditas Kelapa di Desa Wonorejo Kecamatan Guntur (8/8/2019), hama wangwung dapat dicegah dengan pemasangan ferotrap di sekitar lahan tanaman kelapa. Teknik Pengendalian Hama Terpadu (PHT) ferotrap menggunakan feromon yaitu hormon yang diekskresikan di luar tubuh sehingga memunculkan reaksi baik dalam tanggapan fisiologi maupun proses perkembagan tubuh tertentu, sehingga dapat menarik wangwung jantan/betina.

Keunggulan dari sistem ini adalah efektif memutus siklus hama, efisien dan lebih ramah lingkungan. Ferotrap dapat dibuat dari ember yang telah dilubangi bagian tutupnya untuk masuknya kumbang kelapa dan bagian bawah dilubangi kecil-kecil agar air hujan yang masuk dalam ember bisa keluar, kemudian diberi obat feromon. Alat ini dipasang pada pohon/tiang setinggi 2,5 m.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.