MICROGREENS: SAYURAN MINI NUTRISI MAKSI

Pada dasarnya, usia panen tanaman sayuran dibagi menjadi 3, yakni usia kecambah (3-7 hari), usia 14- 21 hari dan usia tanaman dewasa (40-60 hari). Nah Microgreens adalah sayuran yang dipanen di usia 7-14 hari setelah semai. Microgreens bisa juga disebut kecambah yang memanjang, ditanam pada wadah yang sempit dengan tebaran benih yang rapat dan tumbuh serempak dengan media tanah hingga tanaman mencapai 6-10 cm, berdaun tiga, di panen dalam keadaan masih segar. Microgreens adalah tanaman mini yang berwarna hijau atau sayuran kecil. Microgreens dapat dijadikan bahan salad, dan isian sandwich, atau sup serta bisa ditampilkan sebagai garnish.

Microgreens sendiri sebenarnya adalah tunas dari aneka tanaman sayuran. Semua jenis bibit sayur yang berdaun bisa dikembangkan menjadi tanaman microgreens. Beberapa tanaman sayuran hijau yang sudah lazim dipanen sebagai microgreens antara lain daun ketumbar (coriander), seledri (celery), kale, daun parsley, daun kubis merah (red cabbage), basil, pakchoi, alfalfa, red amaranth, kangkung dan bayam. Bibit bunga seperti bunga matahari dan jenis bunga edibel lainnya pun juga bisa untuk dikembangkan menjadi microgreens. Microgreens berbeda dengan kecambah. Microgreens sudah menyerupai sayuran sementara kecambah belum. Selain itu, kecambah tumbuhnya di air, sedangkan microgreens sengaja ditanam dan ditumbuhkan di media tumbuh.

Microgreens lebih kaya protein, minyak nabati, enzim, sehingga lebih mudah untuk dicerna, bahkan kandungan vitamin C, E, K, dan betacaroten pada microgreens lebih tinggi dibanding sayuran yang dipanen di usia lebih lanjut. Studi lainnya menyebutnya bahwa kandungan vitamin C pada sayuran microgreens sangat tinggi dan bahkan jenis microgreens yang paling rendah sekalipun mampu memberikan 20 mg Vitamin C per gramnya untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian tubuh dan jumlah ini bahkan dua kali lipat dari vit C yang ada pada tomat. Kandungan tertinggi terdapat pada microgreens dari jenis kubis merah dimana dalam 100 gramnya terkandung 147 mg. Senyawa lain yang terkandung dalam microgreens adalah betacaroten. Senyawa ini termasuk dalam golongan karotenoid, sebuah zat pigmen tanaman yang berfungsi mencegah berbagai macam penyakit mata dan kanker.

Microgreens adalah jawaban sempurna untuk kaum urban atau masyarakat perkotaan yang ingin menanam sendiri sayurannya supaya lebih sehat yang bebas pestisida, yang memiliki sedikit ruang dan waktu. Microgreens bahkan bisa tumbuh di dalam ruangan dengan bantuan cahaya dari lampu, dan dipanen sesaat sebelum disajikan.

(DIAN PURWININGTYAS/THL-TBPP)

 

 

 

Comments are Closed

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress