PEMBUATAN MOL DAN PGPR PADA PROGRAM PENGEMBANGAN DESA PERTANIAN ORGANIK BERBASIS KOMODITAS HOTIKULTURA (JAMBU AIR) DI DESA TEMPURAN KECAMATAN DEMAK

Pengembangan Desa Organik Berbasis Komoditas Hortikultura bertujuan untuk menerapkan kegiatan budidaya hortikultura yang ramah lingkungan dan dihasilkannya komoditas hortikultura yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Petani yang dapat diikutkan dalam program ini adalah petani yang telah menerapkan budidaya pertanian organik atau petani konvensional tetapi berkomitmen untuk melaksanakan pertanian organik.

Tahun ini merupakan tahun kedua bagi Desa Tempuran sebagai lokasi Pengembangan Desa Organik Berbasis Hortikultura (Jambu Air).  Salah satu kegiatan didalamnya adalah pelatihan pembuatan Mol dan PGPR. Pelatihan ini dilaksanakan di rumah pertemuan Gapoktan Tani Maju Desa Tempuran pada hari Senin, 23 September 2019, yang dipandu oleh Petugas POPT Kabupaten Demak Mujiyanto dan PPL Kecamatan Demak.

Diharapkan dengan pelatihan pembuatan Mol (Mikro Organisme Lokal) dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) ini petani tidak tergantung lagi dengan penggunaan sarana produksi kimia (pupuk maupun pestisida) dan selanjutnya dapat menyediakan sendiri pupuk organik  maupun pestisida biologi untuk digunakan di kebunnya masing-masing.

Adapun alat dan bahan pembuatan Mol sebagai berikut :

  1. Alat : drum/tong besar, isolasi/plester, ember dan selang kecil
  2. Bahan : 80 kg bonggol pisang, 40 liter air perasan beras, 40 liter air kelapa dan 2,5 liter tetes tebu
  3. Cara pembuatan :
  • Bonggol pisang dipotong kecil-kecil kemudian dimasukkan ke dalam drum/tong.
  • Masukkan air perasan beras, air kepala dan tetes tebu ke dalam drum/tong.
  • Aduk rata campuran lalu tutup drum/tong, beri lubang udara kemudian masukkan selang kecil untuk mengeluarkan gas dari dalam drum/tong ke dalam ember yang sudah diisi air. Tutup rapat celah-celah drum/tong dengan isolasi/plester untuk menghindari kebocoran.
  • Diamkan selama 10-15 hari.
  1. Cara pemakaian : campurkan 250 ml Mol ke dalam tangki kemudian semprotkan pada berbagai jenis tanaman.

Adapun alat dan bahan pembuatan PGPR sebagai berikut :

  1. Alat : panci besar, jerigen dan kompor.
  2. Bahan : akar bambu, 15 liter air, ½ kg bekatul, ¼ kg gula pasir, 1 sdm kapur sirih, penyedap rasa / micin dan terasi secukupnya
  3. Cara pembuatan :
  • Rendam akar bambu dengan air matang, diamkan selama 2-3 hari.
  • Rebus air dalam panci sampai mendidih kemudian masukkan bekatul, gula pasir, kapur sirih, penyedap rasa dan terasi.
  • Saring rendaman akar bambu, masukkan airnya kedalam panci lalu aduk rata.
  • Saring campuran yang sudah didinginkan kemudian masukkan airnya kedalam jerigen. Tutup rapat jerigen dan diamkan selama 10-15 hari.
  1. Cara pemakaian : campurkan 250 ml PGPR ke dalam tangki kemudian semprotkan pada berbagai jenis tanaman.

(Rahmadanti YN, S.TP/PPL BPP Demak)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.