ASURANSI USAHATANI PADI (AUTP)

  

ASURANSI USAHATANI PADI (AUTP)

A. Manfaat

Petani mendapat ganti rugi bila usahataninya gagal panen, sehinga petani memiliki modal kerja untuk segera menanam kembali (keberlangsungan usaha terjamin).

B. Kewajiban Petani

  • Membayar premi Rp. 36 ribu/Ha/MT
  • Bersedia mengikuti rekomendasi teknis usahatani yang baik

C. Kriteria Calon Peserta

  • Petani yang memiliki lahan sawah, dan melakukan usaha budidaya padi pada lahan paling luas 2 (dua) hektar.
  • Petani penggarap yang tidak memiliki lahan usahatani dan menggarap lahan sawah paling luas 2 (dua) hektar.

D. Kriteria Lokasi

Lokasi AUTP dilaksanakan pada sawah irigasi (irigasi teknis, irigasi setengah teknis, irigasi desa/sederhana, dan lahan rawa pasang surut/lebak yang telah memiliki sistem tata air yang berfungsi) dan lahan sawah tadah hujan yang tersedia sumber-sumber air (air permukaan dan air tanah), diprioritaskan pada:

  • Wilayah sentra produksi padi,diutamakan pada wilayah penyelenggaraan Upsus padi dan atau disinergikan dengan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
  • Lokasi terletak dalam satu hamparan.

E. Ganti Rugi

Ganti rugi diberikan kepada peserta AUTP apabila terjadi banjir, kekeringan dan atau serangan OPT yang mengakibatkan kerusakan tanaman padi yang dipertanggungkan dengan kondisi persyaratan: (a) umur padi sudah melewati 10 hari setelah tanam (HST), (b) Umur padi sudah melewati 30 hari (teknologi tabela) (c) intensitas kerusakan mencapai ≥75% dan luas kerusakan mencapai  ≥75% pada setiap luas petak alami.

F. Harga Pertanggungan

harga pertanggungan ditetapkan sebesar Rp. 6.000.000,- per hektar/MT.

G. Premi Asuransi Usahatani Padi

  • Total Premi asuransi sebesar 180.000,- /Ha/MT.
  • Bantuan premi dari Pemerintah Rp.144.000,- /Ha/ MT, dan sisanya swadaya petani Rp.36.000,-/Ha/MT.
  • Jika luas lahan yang diasuransikan kurang atau lebih dari 1 ha, maka besarnya premi (dan ganti rugi) dihitung secara proporsional.

PENDAFTARAN  Peserta Melalui Aplikasi  SIAP

  1. Tanaman padi yang dapat didaftarkan menjadi peserta asuransi harus tanaman padi maksimal berumur 30 hari setelah tanam. penilaian kelayakan menjadi peserta asuransi dilakukan oleh perusahaan asuransi pelaksana.
  2. Kelompok Tani dapat didampingi oleh petugas pertanian dalam mengisi formulir pendaftaran sesuai dengan formulir yang telah disediakan
  3. Premi swadaya dibayarkan ke rekening asuransi pelaksana dan menyerahkan bukti pembayaran kepada asuransi pelaksana.
  4. Asuransi pelaksana memberikan bukti asli yang terdiri dari: (a) pembayaran premi swadaya (20%) dan (b) polis/sertifikat asuransi kepada kelompok tani
  5. Penerbitan dan penyerahan polis kepada kelompoktani paling lambat 14 hari kerja.
  6. UPTD / BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kecamatan membuat rekapitulasi peserta asuransi (form AUTP-3) berikut kelengkapannya (asli form AUTP1 dan Form AUTP 2) dan disampaikan ke Dinas Pertanian Kabupaten/ Kota untuk menjadi dasar keputusan penetapan Peserta Definitif.
  7. Dinas Pertanian Kabupaten/Kota membuat Daftar Peserta Definitif (DPD) AUTP dengan memeriksa bukti pembayaran (asli) dari asuransi pelaksana
  8. Selanjutnya Dinas Pertanian Kabupaten/Kota menyampaikan DPD kepada Dinas Pertanian Provinsi ditembuskan ke Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.
  9. Dinas Pertanian Provinsi merekapitulasi DPD dari masing–masing Kabupaten/Kota dan menyampaikan ke Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (Form AUTP-4) dengan tembusan ke Ditjen Tanaman Pangan melalui aplikasi SIAP.

 

PROSEDUR  PENYELESAIAN KLAIM

A. Ketentuan Klaim

  1. Tertanggung menyampaikan secara tertulis pemberitahuan kejadian kerusakan kepada PPL/POPT-PHP dan Petugas Asuransi tentang indikasi terjadinya kerusakan (banjir, kekeringan dan OPT pada tanaman padi yang diasuransikan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah diketahui terjadinya kerusakan.
  2. Tertanggung tidak diperkenankan menghilangkan bukti kerusakan tanaman sebelum petugas asuransi dan penilai kerugian melakukan pemeriksaan.
  3. Berita Acara Hasil Pemeriksaan Kerusakan diisi oleh Tertanggung dengan melampirkan bukti kerusakan (foto-foto kerusakan) ditandatangani oleh Tertanggung, POPT, dan petugas dari asuransi pelaksana, serta diketahui oleh Dinas Pertanian Kab/Kota.

B. Persetujuan Klaim

    1. Berita Acara Hasil Pemeriksaan Kerusakan merupakan persetujuan klaim oleh asuransi pelaksana kepada Tertanggung.
    2. Jika dalam waktu 30 hari kalender sejak pemberitahuan kejadian kerusakan, belum terbit Berita Acara Hasil Pemeriksaan Kerusakan, maka asuransi pelaksana dinyatakan setuju terhadap klaim yang diajukan.

C. Pembayaran Ganti Rugi

  1. Pembayaran Ganti Rugi atas klaim dilaksanakan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak Berita Acara Hasil Pemeriksaan Kerusakan.
  2. Pembayaran Ganti Rugi dilaksanakan melalui pemindah bukuan ke rekening

 

 

CONTACT:

BIDANG PRASARANA, SARANA, DAN PENYULUHAN

Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Demak

Jl. Sultan Hadiwijaya No 8 Demak

Tlp/Fax :  (0291) 685013

Website: dinpertanpangan.demakkab.go.id

Email: programtan.demak@gmail.com

Comments are Closed

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress