Selayang Pandang

Pertanian di Kabupaten Demak

Kabupaten Demak memiliki luas wilayah 89.743 ha yang sebagian besar terdiri dari lahan pertanian. Sebanyak 58,29 persen lahan di Demak merupakan lahan sawah. Sebagai daerah agraris, sektor pertanian turut menyumbang 23,62% produk domestik regional bruto Kabupaten Demak pada tahun 2017. Berdasarkan data Demak Dalam Angka 2018, jumlah angkatan kerja yang bekerja di sektor pertanian mencapai 26,6%.

Kabupaten Demak terbagi menjadi 14 kecamatan yang berdasarkan elevasinya membentang mulai dari 0 sampai dengan 100 mdpl. Berdasarkan jenis tanahnya, lahan Demak memiliki beberapa jenis tanah, yaitu: (1) Alluvial hidromorf, terdapat di sepanjang pantai; (2) Regosol, terdapat di sebagian besar Kecamatan Karangawen dan Mranggen; (3) Grumosol kelabu tua, terdapat di Kecamatan Bonang, Wedung, Kebonagung, Mijen, Karanganyar, Gajah, Demak, Wonosalam, Dempet dan Sayung, dan (4) Mediteran, terdapat di sebagian besar Kecamatan Karangawen dan Mranggen. Dengan jenis tanah dan kondisi iklimnya, Kabupaten Demak menghasilkan sejumlah komoditas unggulan diantaranya padi, kacang hijau, bawang merah, belimbing dan jambu.  Selain itu, Kabupaten Demak dikenal pula sebagai penghasil tembakau aromatik terbaik di Jawa Tengah. Di sektor peternakan, Kabupaten Demak merupakan salah satu kawasan pemasok daging kerbau terbanyak di area Pantura Timur.

Dinas Pertanian dan Pangan

Dinas Pertanian dan Pangan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Demak Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Demak. Ketentuan lebih lanjut tentang Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak ditetapkan melalui Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, Kedudukan, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak.

Dinas Pertanian dan Pangan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah di Bidang pertanian dan pangan yang menjadi kewenangan daerah. Dinas Pertanian dan Pangan melaksanakan fungsi:

  1. perumusan kebijakan bidang pertanian dan pangan;
  2. pelaksanaan bidang kebijakan pertanian dan pangan;
  3. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan bidang pertanian dan pangan;
  4. pelaksanaan administrasi Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
  5. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dinas Pertanian dan Pangan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress