{"id":2054,"date":"2021-01-29T01:17:27","date_gmt":"2021-01-29T01:17:27","guid":{"rendered":"http:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2054"},"modified":"2021-01-29T01:17:28","modified_gmt":"2021-01-29T01:17:28","slug":"2021-ini-tiga-program-aksi-bppsdmp-kementan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2054","title":{"rendered":"2021, Ini Tiga Program Aksi BPPSDMP Kementan"},"content":{"rendered":"\n<p>Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menekankan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) untuk melakukan penguatan SDM pertanian pada program aksinya di tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Mentan, sistem pertanian yang maju, mandiri dan modern bersumber pada SDM pertaniannya. \u201cPertanian yang maju, mandiri dan modern berarti kita bicara SDM. Maka perlu ada penguatan kapasitas SDM pertanian kita,\u201d ujar Mentan SYL dalam arahannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi hal itu, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan, sebagai wujud implementasi arahan Menteri Pertanian maka pihaknya tengah merumuskan tiga program aksi pada tahun ini. \u201cTiga program aksi itu adalah penguatan Kostratani (Komando Strategis Pembangunan Pertanian), membangun 2,5 juta petani milenial dan mendukung program Kementerian Pertanian lainnya terutama Food Estate,\u201d kata Dedi Nursyamsi saat Koordinasi Program Penyuluhan Pertanian Tahun 2021 di Aston Jakarta, Rabu (13\/1\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Ditegaskan Dedi, fokus penyuluhan pertanian adalah memperkuat Kostratani tingkat kecamatan, yang merupakan unsur utama dalam mendorong produktivitas pertanian. Peningkatan produktivitas harus dilakukan dengan SDM yang andal di bidangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAgen yang paling besar dalam peningkatan produktivitas adalah sumber daya manusianya. Berbicara peningkatan produktivitas berarti peningkatan SDM-nya,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain fokus pada kegiatan Kostratani, BPPSDMP Kementan juga siap mencetak petani milenial yang maju, mandiri dan modern. Menurut Dedi, program cetak 2,5 juta petani milenial sejalan dengan arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cNantinya akan ada 1.000 petani milenial akan mengikuti program magang di luar negeri seperti Taiwan dan Jepang selama 6 sampai 12 bulan di Jepang. Setelah pulang mereka diharapkan jadi penguasa petani milenial. Termasuk yang ikut pelatihan 1.000 petani milenial juga begitu selesai mereka siap dengan KUR dan terjun menjadi wirausaha pertanian,\u201d tambah Dedi.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk program aksi yang ketiga, Dedi memaparkan jika BPPSDMP akan mendukung program Kementan lainnya terutama program Food Estate. \u201cFood Estate akan dilaksanakan di seluruh Indonesia dan pada tahun 2021 akan kita tingkatkan luasan lahan untuk Food Estate,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dijelaskan Dedi sebagai bentuk dukungan terhadap Food Estate, BPPSDMP Kementan akan membentuk dan menguatkan korporasi petani di kawasan Food Estate.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDalam membentuk korporasi petani harus disiapkan identifikasi potensi wilayah, melakukan sosialisasi terkait dengan korporasi itu sendiri, lalu meningkatan kapasitas SDM pertanian serta konsolidasi petani dan kelembagaan petani\u201d, ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber berita:<\/strong> suarajatim.co.id, http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menekankan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) untuk melakukan penguatan SDM pertanian pada program aksinya di tahun 2021. Menurut Mentan, sistem pertanian yang maju, mandiri dan modern bersumber pada SDM&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2054\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2056,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,210],"tags":[352,220],"class_list":["post-2054","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kementerian-pertanian","tag-bppsdmp","tag-kementan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2054","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2054"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2054\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2055,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2054\/revisions\/2055"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2054"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2054"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2054"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}