{"id":2819,"date":"2021-06-08T05:35:53","date_gmt":"2021-06-08T05:35:53","guid":{"rendered":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2819"},"modified":"2021-06-08T05:35:53","modified_gmt":"2021-06-08T05:35:53","slug":"notulensi-zoom-meeting-workshop-hasil-survei-konversi-jagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2819","title":{"rendered":"NOTULENSI ZOOM MEETING \u201cWORKSHOP HASIL SURVEI KONVERSI JAGUNG\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>A. Materi Metodologi Indepth Study Survei Konversi Jagung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dr. Kadarmanto M.A (Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Latar Belakang:<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Diperlukan data konversi jagung tongkol basah\/kering panen tanpa kulit dan tangkai ke jagung pipilan kering yang akurat dan up to date, untuk meningkatkan data produksi jagung.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tujuan:<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Memperoleh gambaran terkini angka konversi jagung tongkol basah\/kering panen tanpa kulit dan tangkai menjadi jagung pipilan kering.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/ijal-zoom.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2820\" width=\"808\" height=\"289\" srcset=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/ijal-zoom.png 693w, https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/ijal-zoom-300x107.png 300w\" sizes=\"(max-width: 808px) 100vw, 808px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Proses Pelaksanaan Survey konversi jagung 2020<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Ubinan \u00e0 Pempilian \u00e0 Menimbang Jagung \u00e0 Mengukur Kadar Air Sebelum Dikeringkan \u00e0 Pipilan Pengeringan \u00e0 Konversi<\/p>\n\n\n\n<p><strong>B. Materi Hasil Supervisi Indepth Study Survei Konversi Jagung 2021<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Latar Belakang:<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Perhitungan data produksi jagung yang akurat, sangat dipengaruhi oleh data konversi jagung kering panen tanpa kulit dan tangkai ke jagung pipilan kering (Kadar Air 14%) yang akurat dan up to date dan memperoleh data yang berkualitas diperlukan pengawasan (quality control) terhadap setiap tahapan kegiatan Survei Konversi Jagung<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tujuan:<\/li><li>Mengikuti pelaksanaan Survei Konversi Jagung yang dilaksanakan oleh BPS pada lokasi sampel tambahan Kementerian Pertanian (Direktorat Serealia dan Pusdatin)<\/li><li>Melaksanakan supervisi pada kegiatan pengumpulan, pengolahan dan pelaporan data<\/li><li>Memberikan solusi terhadap ketidaksesuaian SOP (Pedoman SKJG)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Evaluasi Hasil Supervisi:<\/li><li>Masih ditemukan kurang sesuainya tata cara ubinan yaitu pada tahap merangkai pipa\/alat ubinan, memasang\/menancapkan pasak, dan memposisikan alat ubinan tidak searah jarum jam.<\/li><li>Sebelum melakukan survei perlu pengecekan kelengkapan alat: \u2022 Tidak menggunakan pasak (ubinan) dan tidak ada alat ukur kadar air (Moisture Meter) \u2022 Tidak membawa alat ukur kadar air (Moisture Meter)<\/li><li>Perlu diperhatikan hal yang kecil tetapi akan mempengaruhi nilai dari ubinan. Contoh: alat timbang perlu dikalibrasi.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Saran \/ Solusi:<\/li><li>Dilaksanakan pelatihan petugas survei untuk tata cara ubinan<\/li><li>Koordinasi untuk pelaksanaan survei\/supervisi harus dilakukan dengan intensif sehingga informasi petugas dan lokasi sampel sudah dapat diketahui dengan pasti.<\/li><li>Kelengkapan alat dipastikan sudah tersedia\/lengkap dan dibawa pada saat pelaksanaan survei.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>C. Hasil Survei Survei Konversi Jagung 2021<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/strong>Dr. Moh. Ismail Wahab, (Direktur Serealia)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Berat Kering Jagung dipegaruhi Oleh:<\/li><li>Umur Tanaman, pemanenan jagung harus sesuai dgn umur fisiologis tanaman jagung tersebut.<\/li><li>Varietas jagung yang di tanam. Jagung hibrida lebih berat dari jagung lokal. Panggal dan ujung bongkol jagung lebih ringan dari bagian tengah.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Berat Kering Jagung Pada Berbagai Umur Panen<\/li><\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table aligncenter\"><table><tbody><tr><td>Umur Panen<\/td><td>Berat Kering 100 (gr)<\/td><\/tr><tr><td>75 HST<\/td><td>9,74 a<\/td><\/tr><tr><td>85 HST<\/td><td>13,23 b<\/td><\/tr><tr><td>95 HST<\/td><td>19,69 c<\/td><\/tr><tr><td>105 HST<\/td><td>26,2 d<\/td><\/tr><tr><td>115 HST<\/td><td>26,64 d<\/td><\/tr><tr><td>125 HST<\/td><td>26,55 d<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Perkembangan Harga Jagung Tingkat Petani 30 April \u2013 13 Mei 2021 ((Konversi KA 15%)<\/li><li>Harga rata2 jagung KA 15%<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>&#8211; Bulan April Rp 4.488,-<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Bulan Mei Rp 5.090,-<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Harga terendah Rp 4.000 di Kota Bau-Bau<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Harga Tertinggi Rp. 5.800 di Kab. 50 Kota<\/p>\n\n\n\n<p>2. Harga rata-rata nasional tanggal 31 Mei (Rp. 5.030) turun Rp. 112,- dibanding tanggal 28 Mei (Rp. 5.142) atau turun 2,1%.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Harga di sentra besar produksi saat ini (Kab. Bima) Rp. 4.400 turun Rp. 400,-dibandingkan tanggal 26 Mei. Sedangkan harga di sentra produksi Jawa Timur Rp. 4.900 \u2013 Rp 5.150.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>&#8211; Arahan Direktur Serealia:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1. Ubinan konversi Kadar air sudah dilakukan BPS di 33 Peovinsi di Indonesia yang dilakuk&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; an sejak Subround 3 (September-Desember) dan dilanjutkan ke Subround 1 ( Januari-April). Diharapkan bisa dilanjutkan pada subround 2 sehingga data yang dihasilkan lebih akurat<\/p>\n\n\n\n<p>2. Angka Konversi ini sangat penting untuk menentukan berapa produksi jagung siap pakai yang di produksi petani<\/p>\n\n\n\n<p>3. Bagaimana hasilnya: Nanti sama \u2013sama kita dengar hasil ubinan Konversi Kadar Air tersebut<\/p>\n\n\n\n<p>4. Diharapkan bila sekiranya ada angka yang meragukan tentu bisa dilakukan pengecek bersama antara BPS Provinsi dengan Dinas pertanian Provinsi yang bersangkutan<\/p>\n\n\n\n<p>5. Pada akhirnya Angka konversi ini akan mempengaruhi kebijakan Pertanian terhadap komoditas Jagung<\/p>\n\n\n\n<p>6. Tingkatkan pelaporan data luas Tanam, Luas Panen ke PDPS dan SI PDPS dan Koordinasi dengan BPS agar kesejanggan data dapat dihindari.<strong> (Rizal\/ Bidang TPH)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>A. Materi Metodologi Indepth Study Survei Konversi Jagung Dr. Kadarmanto M.A (Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan) Latar Belakang: Diperlukan data konversi jagung tongkol basah\/kering panen tanpa kulit dan tangkai ke jagung pipilan kering yang akurat dan up to&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2819\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2822,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,13],"tags":[238,342,641],"class_list":["post-2819","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-tanaman-pangan-dan-hortikultura","tag-jagung","tag-tanaman-pangan-dan-hortikultura","tag-workshop-hasil-survei-konversi-jagung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2819","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2819"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2819\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2821,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2819\/revisions\/2821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2819"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2819"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2819"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}