{"id":2861,"date":"2021-06-16T01:44:18","date_gmt":"2021-06-16T01:44:18","guid":{"rendered":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2861"},"modified":"2021-06-16T01:44:20","modified_gmt":"2021-06-16T01:44:20","slug":"pestisida-nabati-untuk-mengendalikan-hama-kutu-daun-dan-kutu-kebul-pada-tanaman-sayuran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2861","title":{"rendered":"Pestisida Nabati Untuk Mengendalikan Hama Kutu Daun Dan Kutu Kebul Pada Tanaman Sayuran"},"content":{"rendered":"\n<p>Pestisida Nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman\/tumbuhan, hewan, dan bahan nabati lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Pestisida nabati tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat dibuat dengan mudah menggunakan bahan-bahan yang murah dan peralatan yang sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p>Pestisida nabati mempunyai cara kerja sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Merusak perkembangan telur, larva dan pupa.<\/li><li>Menghambat pergantian kulit<\/li><li>Mengganggu komunikasi serangga<\/li><li>Menyebabkan serangga menolak makan<\/li><li>Menghambat reproduksi serangga betina<\/li><li>Mengurangi nafsu makan<\/li><li>Memblokir kemampuan makan serangga<\/li><li>Mengusir serangga dan menghambat perkembangan pathogen penyakit<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Keuntungan Pestisida Nabati (Pesnab) :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Bahan Dasar Murah dan Mudah Dilakukan<\/li><li>Relatif aman terhadap lingkungan<\/li><li>Tidak menyebabkan keracunan bagi tanaman<\/li><li>Sulit menimbulkan kekebalan terhadap hama<\/li><li>Memiliki efek\/pengaruh yang cepat yaitu menghentikan nafsu makan<\/li><li>Memiliki spectrum pengendalian yang luas, bisa bersifat racun lambung, syaraf dan bersifat selektif.<\/li><li>Menghasilkan produk pertanianyang sehat<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pembuatan Pestisida nabati untuk mengendalikan Hama Kutu daun pada tanaman sayuran :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bahan<\/strong>&nbsp;<strong>:&nbsp;<\/strong>Daun pepaya 1 lembar, Daun sirsak 15 lembar, Serai 2 batang, Lidah buaya 1 batang ukuran sedang, Bawang putih 3 siung dan Air 1 liter<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Alat<\/strong>&nbsp;<strong>:&nbsp;<\/strong>Pisau, blender, talenan, botol aqua 1,5 ml, dan saringan<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Pembuatan :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Bersihkan semua bahan dengan air bersih.<\/li><li>Cincang-cincang bahan tersebut dan campur jadi satu.<\/li><li>Campuran bahan tersebut dimasukkan kedalam blender dan tambahkan air secukupnya.<\/li><li>Blender semua bahan tersebut sampai halus.<\/li><li>Tambahkan air 1 liter dan masukkan kedalam botol aqua dan tutup rapat<\/li><li>Biarkan\/fermentasikan selama 24 jam\/2 hari, dan bisa juga disimpan maksimal 1 minggu.<\/li><li>Setelah disimpan saring pestisida tersebut dengan saringan<\/li><li>Aplikasinya : 1 liter pestisida nabati untuk 5-10 liter air. Disemprotkan pada tanaman yang terserang hama dengan interval 3 hari sekali tergantung serangan hama tersebut.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Pembuatan Pestisida nabati untuk mengendalikan Hama Kutu Kebul\/Kutu Putih pada tanaman sayuran :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bahan<\/strong>&nbsp;: Jeruk Nipis 1 buah, sabun sunlight 2-3 tetes, air bersih 1 liter<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Alat<\/strong>&nbsp;: Pisau, ember dan saringan<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>Cara Pembuatan :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Jeruk Nipis dipotong-potong\/dicacah sampai halus<\/li><li>Potongan\/cacahan jeruk nipis dimasukkan kedalam ember yang berisi air 1 liter.<\/li><li>Tambahkan sunlight 2-3 tetes kedalam ember yang berisi potongan\/cacahan jeruk nipis tadi aduk sampai rata.<\/li><li>Diamkan selama 2-3 jam. Setelah direndam selama 2-3 jam saring menggunakan saringan.<\/li><li>Larutan tersebut tidak lagi dicampur air, tetapi langsung di semprotkan pada tanaman yang terserang hama dengan interval 3-4 hari sekali tergantung serangan hama tersebut.<strong> (Penulis : Syahaban, SP)<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong> <a href=\"http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/artikel\/97926\/-pestisida-nabati-untuk-mengendalikan-hama-kutu-daun-dan-kutu-kebul-pada-tanaman-sayuran\/\">http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/artikel\/97926\/-pestisida-nabati-untuk-mengendalikan-hama-kutu-daun-dan-kutu-kebul-pada-tanaman-sayuran\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pestisida Nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman\/tumbuhan, hewan, dan bahan nabati lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Pestisida nabati tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat dibuat dengan mudah menggunakan bahan-bahan&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=2861\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2862,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,210],"tags":[213,660,659,594],"class_list":["post-2861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-kementerian-pertanian","tag-hortikultura","tag-pengendalian-hama-kutu-daun-dan-kutu-kebul","tag-pestisida-nabati","tag-sayuran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2861"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2863,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2861\/revisions\/2863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}