{"id":3880,"date":"2022-01-10T01:32:06","date_gmt":"2022-01-10T01:32:06","guid":{"rendered":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=3880"},"modified":"2022-01-10T01:32:09","modified_gmt":"2022-01-10T01:32:09","slug":"keripik-jantung-pisang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=3880","title":{"rendered":"KERIPIK JANTUNG PISANG"},"content":{"rendered":"\n<p>Jantung pisang merupakan bagian penting dari pohon pisang karena merupakan cikal bakal terbentuknya buah pisang. Jantung pisang terdiri dari beberapa bagian, yaitu lapisan pertama adalah kulit terluarnya, ditandai dengan warnanya yang &nbsp;merah tua dan agak gelap. Selanjutnya adalah bagian dagingnya, berwarna putih kekuningan. Dan yang terakhir adalah bagian bunganya.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya jantung pisang sering dibuat sayuran dengan berbagai resep. Bagaimana dengan keripik jantung pisang, belum tau to?<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah resepnya\u2026<\/p>\n\n\n\n<p>Bahan :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>1 buah Jantung pisang<\/li><li>\u00bd kg tepung terigu<\/li><li>1 kg tepung tapioka<\/li><li>10 siung bawang putih<\/li><li>2 sendok makan ketumbar<\/li><li>1 sendok teh marica<\/li><li>8 sendok makan gula pasir<\/li><li>\u00bd sendok makan baking powder<\/li><li>2 liter minyak goring<\/li><li>Air secukupnya<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Alat :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Dandang<\/li><li>Wajan<\/li><li>Baskom<\/li><li>Sutel<\/li><li>Erok-erok<\/li><li>Nyiru<\/li><li>Bkender<\/li><li>Saringan<\/li><li>Alat pengiris<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>&nbsp;Cara membuatnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Jantung pisang dikupang sampai mencapai isi dagingnya (berwarna putih kekuningan);<\/li><li>Dicuci kemudian diiiris tipis;<\/li><li>Direbus sampe masak;<\/li><li>Tiriskan;<\/li><li>Diblender dengan air \u00bd liter kemudian disaring;<\/li><li>Air jantung pisang yang sudah disaring, direbus bersama bawang putih, ketumbar, merica dan gula pasir;<\/li><li>Tuang dalam baskom, tambahkan garam;<\/li><li>Di baskom terpisah campurkan tepung terigu, tepung tapioka dan baking powder;<\/li><li>Kemudian tuangkan air jantung pisang secara perlahan, sedikit demi sedikit ke dalam baskom tepung;<\/li><li>Bentuk adonan seperti seperti lontong;<\/li><li>Kemudian direbus dalam air yang sudah didihkan selama 2 jam;<\/li><li>Angkat dan tiriskan;<\/li><li>Diiris tipis, dijemur sampe kering (kurang lebih 2 hari di bawah sinar matahari langsung);<\/li><li>Digoreng dalam minyak panas, didinginkan kemudian di kemas;<\/li><li>Siap dicicipi<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong> <a href=\"http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/artikel\/100196\/keripik-jantung-pisang\/\">http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/artikel\/100196\/keripik-jantung-pisang\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jantung pisang merupakan bagian penting dari pohon pisang karena merupakan cikal bakal terbentuknya buah pisang. Jantung pisang terdiri dari beberapa bagian, yaitu lapisan pertama adalah kulit terluarnya, ditandai dengan warnanya yang &nbsp;merah tua dan agak gelap. Selanjutnya adalah bagian dagingnya,&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=3880\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3881,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,281],"tags":[213,1110,1111],"class_list":["post-3880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-dinpertan-pangan","tag-hortikultura","tag-kripik-jantung-pisang","tag-pengolahan-pisang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3880"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3880\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3882,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3880\/revisions\/3882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}