{"id":4380,"date":"2022-04-20T01:19:48","date_gmt":"2022-04-20T01:19:48","guid":{"rendered":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=4380"},"modified":"2022-04-20T01:19:50","modified_gmt":"2022-04-20T01:19:50","slug":"budidaya-melon-buah-segar-penuh-manfaat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=4380","title":{"rendered":"BUDIDAYA MELON BUAH SEGAR PENUH MANFAAT"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Melon&nbsp;<\/strong>&nbsp;(Cucumis melo&nbsp;L.) &nbsp;merupakan nama&nbsp;buah&nbsp;sekaligus tanaman yang menghasilkan&nbsp; buah, termasuk&nbsp;suku&nbsp;labu-labuan atau&nbsp;Cucurbitaceae. Buahnya dimakan segar sebagai buah meja atau diiris-iris sebagai campuran es buah. Bagian yang dimakan adalah daging buah (mesokarp), teksturnya lunak, berwarna putih sampai merah, tergantung&nbsp;kultivarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tumbuhan ini berumah satu dengan&nbsp;bunga&nbsp;dua tipe, yaitu bunga jantan dan hermafrodit. Bunga jantan muncul biasanya pada saat tanaman masih muda atau bila tumbuhnya kurang baik. Buah bertipe&nbsp;pepo, bagian mesokarp menebal menjadi daging buah yang berair.&nbsp;Pemuliaan&nbsp;diarahkan pada daging buah yang tebal,&nbsp;manis, serta harum<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Syarat Tumbuh Tanaman Buah Melon<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman melon akan tumbuh optimum pada suhu 25\u00b0-30\u00b0C dan curah hujan antara 1500 &#8211; 2500 mm\/tahun. Ketinggian tempat akan berpengaruh terhadap rasa dan tekstur daging buah. Melon yang ditanam pada dataran menengah yaitu berkisar 200-900 dpl berpengaruh positif terhadap kualitas buah, seperti daging buah yang tebal, tekstur lebih baik, rongga buah kecil dan rasa yang lebih manis serta harum. &nbsp;Musim tanam yang dianjurkan untuk penanaman melon adalah&nbsp;<strong>saat awal bulan musim kemarau.<\/strong>&nbsp;Karena pada musim ini tanaman dapat memperoleh sinar matahari secara maksimal dan untuk meminimalisir serangan penyakit.&nbsp;<strong>&nbsp;<\/strong>Media tanam yang baik untuk melon adalah tanah gembur yang mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap..&nbsp;<strong>&nbsp;<\/strong>Lokasi lahan untuk tanaman melon sebaiknya lahan yang mudah pengairannya, tidak berangin kencang, bukan daerah rawan banjir, dan mudah dijangkau kendaraan saat panen tiba.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mengetahui Jenis Buah Melon<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum melakukan proses cara menanam melon sebaiknya dikenali dahulu lokasi area penanaman tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pada lokasi dengan suhu 27-25 \u00b0C dengan ketinggian &lt; 200 m dpl sebaiknya ditanam jenis melon : Oriental sweet melon dan Musk melon.<\/li><li>Pada lokasi dengan suhu 25-23,5 \u00b0C dan 26-24 \u00b0C dengan ketinggian 200-650 m dpl sebaiknya ditanam jenis melon : Golden Light, Jade, Silver Light, Cantaloupe (Halest Best).<\/li><li>Suhu 23,5-18 \u00b0C dengan ketinggian 650-1000 m dpl sebaiknya ditanam jenis melon :Casaba Melon, Melon (Honey Dew dan Jade Dew).<\/li><li>Pada lokasi dengan suhu 18,7-12 \u00b0C dengan ketinggian 1.000-2.000 m dpl sebaiknya ditanam jenis melon : Casaba Melon dan Cantaloupe.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>CARA BUDIDAYA MELON AGAR CEPAT BERBUAH<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kunci keberhasilan dalam budidaya melon adalah dimulai dari pemilihan benih, &nbsp;cara penyemaiannya, cara menanam melon, cara memupuk, cara merawat, hingga cara memanen. Berikut &nbsp;cara menanam melon untuk menghasilkan buah daging buah yang tebal, tekstur lebih baik, rongga buah kecil dan rasa yang lebih manis serta harum<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Cara Memilih Benih Unggul Buah Melon<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Hal yang mempengaruhi keberhasilan dalam budidaya melon adalah saat pemilihan benih.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tanaman melon yang baik harus berasal dari benih hibrida<\/li><li>Tingkat kemurnian minimal 95 %<\/li><li>Tidak kadaluarsa dan daya kecambah min. 80%<\/li><li>Benih sehat, tidak cacat dan bebas hama penyakit.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Hal ini dilakukan agar saat disemaikan dapat diperoleh cara menanam melon dan memilih bibit unggul buah melon yang baik.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\"><li><strong>Cara Penyemaian Bibit Buah Melon<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/strong>Cara penyemaian adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Rendam benih melon&nbsp;dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buahdan air hangat bersuhu 45 \u2013 50 \u00b0C selama 5 jam untuk mengaktifkan sel dorman benih dan mencegah penyakit tular benih sehingga benih tumbuh cepat, seragam dan sehat&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tiriskan benih yang telah direndam dan peram dengan kain selama 2\u00d724 jam.<\/li><li>Setelah muncul calon akar pindahkan benih ke dalam tray semai yang telah diisi media semai (cocopeat, kompos, bokashi, dll). Buat media semai selalu lembab dengan menyemprotkan&nbsp;Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buah+&nbsp;GDM Black BOS&nbsp;setiap 6 jam sekali dan tutup dengan daun pisang atau taruh di tempat gelap.&nbsp;<\/li><li>Dalam 2 hari benih mulai berkecambah dan pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari agar bibit dapat berkembang dengan bagus. Selalu jaga kelembaban dengan rutin menyemprot&nbsp;Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buahsetiap pagi dan sore hari.&nbsp;<\/li><li>Bibit siap pindah tanam setelah keluar 4 daun sejati.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\"><li><strong>Pengolahan Lahan Tanam Buah Melon<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Tanaman melon menyukai tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara makro dan mikro. Oleh karenanya pengolahan tanah&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;cara&nbsp; menanam melon harus dilakukan dengan tepat.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pertama, bajak tanah sedalam 20 cm agar kondisi tanah menjadi gembur, kemudian taburi dengan&nbsp;GDM SaMe Granule Bio Organikagar kaya akan unsur hara makro dan mikro dalam tanah. Jika pH tanah dibawah 6 sebaiknya taburi dengan kapur dolomit pada bedengan.&nbsp; &nbsp;<\/li><li>Kedua, semprot dengan&nbsp;GDM Black BOSuntuk mencegah penyakit tular tanah dan menyediakan bakteri menguntungkan pada tanah sehingga tanah selalu terjaga kesehatan dan kesuburannya.&nbsp;<\/li><li>Ketiga, buat bedengan dengan lebar 100 cm, tinggi sekitar 20 cm dan jarak antar bedeng 50 cm. Saat musim hujan tinggi bedengan dapat dibuat hingga 50cm untuk antispasi lahan terendam air.<\/li><li>Keempat, tutup bedengan menggunakan plastik mulsa untuk menjaga kelembaban, mencegah tumbuhnya gulma dan menghalau datangnya hama<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Mitra kami Petani Melon di Bengkulu, mengaku setelah penggunaan&nbsp;Produk Pupuk GDM&nbsp;Organik tanah menjadi subur dan&nbsp;&nbsp;berwarna hitam serta tidak gersang<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Inilah keunggulan kombinasi penggunaan dari&nbsp;GDM Granule SAME&nbsp;dan&nbsp;GDM Black bos&nbsp;saat olah tanah, sebab bisa membuka pori-pori tanah lebih cepat sehingga tanah yang keras menjadi lebih gembur dan subur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\"><li><strong>Cara Menanam Bibit Melon<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Setelah bibit melon berumur 10 hari siap untuk dilakukan pindah tanam. Jarak tanam melon yang baik adalah 70\u00d760 cm dengan cara membuat lubang pada plastik mulsa yang telah disiapkan sebelumnya.<\/li><li>Setelah itu tanam bibit melon kemudian siram dengan&nbsp;GDM Black BOSuntuk menghindari stress pada bibit melon.&nbsp;<\/li><li>Caranya adalah dengan mencampurkan 250 ml GDM Black BOS kedalam tangki semprot berisi air penuh. SemprotkanGDM Black BOS&nbsp;ke seluruh permukaan bedengan hingga memenuhi dosis 5 kg\/ha.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\"><li><strong>Cara Merawat Tanaman Melon<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Agar tanaman melon tumbuh maksimal lakukan proses pemeliharaan secara intensif, meliputi :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Teknik Pengajiran Tanaman Melon<\/strong><\/li><li>Tanaman melon memerlukan ajir dalam pertumbuhannya untuk menopang tanaman agar tidak merambat ke tanah tapi dapat merambat ke atas sehingga akan mendapatkan sinar matahari secara penuh ke seluruh bagian tanaman.<\/li><li>Pemasangan ajir dilakukan 3 (tiga) hari setelah proses tanam agar ajir tidak melukai Ajir bisa dibuat dari bambu atau kayu dengan panjang sekitar 1,5 meter yang dipasang &nbsp;mengarah ke dalam bedengan<\/li><li>Pemasangan dilakukan pada lubang tanam sampingnya sehingga akan membentuk silang (X). Kemudian berikan sebilah bambu panjang diatasnya dan ikat dengan tali rafia.&nbsp;<\/li><li><strong>Cara Pemupukan Tanaman Melon<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Tanaman melon memerlukan unsur hara makro dan mikro untuk pertumbuhannya yang didapat dari proses pemupukan. GDM merupakan pupuk organik yang dapat mencukupi kebutuhan unsur hara pada tanaman melon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Semprotkan&nbsp;Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Buahpada tanaman melon setiap 5 hari sekali<\/li><li>Kemudian berikan&nbsp;GDM SaMe Granule Bio Organic&nbsp;pada daerah perakaran untuk mencukupi kebutuhan nutrisi<\/li><li>setelah itu kocor&nbsp;GDM Black BOSpada tanah sekitar perakaran untuk melindungi tanaman dari serangan penyakit.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Teknik Penyiraman Tanaman Melon Secara Tepat<\/strong><\/li><li>Saat tanaman umur 1 minggu lakukan penyiraman setiap hari pagi dan sore. Setelah itu penyiraman cukup dilakukan setiap 2 hari sekali. Kombinasikan&nbsp;GDM Black BOS&nbsp;dan&nbsp;Pupuk Organik Cair GDM Spesialisi Tanaman Buah&nbsp;saat penyiraman dengan sistem kocor.<\/li><li>Saat musim hujan pastikan lahan tidak tergenang terlalu lama olah karenanya selalu jaga kondisi dan kebersihan saluran drainase agar terawat dengan baik.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\"><li><strong>Teknik Pengendalian Hama atau Penyakit Tanaman Melon<\/strong>&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Untuk mengendalikan serangan hama dapat melakukan pemasangan yellow trap\/likat kuning pada lahan. .Teknik selain ramah lingkungan juga untuk mengurangi residu kimia pada buah sehingga buah aman dan layak untuk dikonsumsi. Untuk mencegah&nbsp;penyakit pada tanaman melon yang disebabkan oleh jamur atau bakteri pathogen yang mengakibatkan tanaman menjadi kuning, layu, kering ataupun busuk dapat diantisipasi dengan selalu rutin mengaplikasikan perpaduan berikut,<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; GDM SaMe Granule Bio Organic, GDM Black BOS dan Pupuk Organik Cair GDM.&nbsp;&nbsp; Spesialis Tanaman Buah yang Mengandung unsur hara makro mikro lengkap sehingga tanaman tumbuh sehat karena antibodi tanaman meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Penggunaan&nbsp;produk GDM Organik&nbsp;yang mengandung bakteri premium di dalamnya akan menghasilkan antibiotik yang berfungsi untuk melawan jamur dan bakteri pathogen penyebab penyakit pada tanaman.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"7\"><li><strong>Cara Panen Buah Melon Secara Tepat<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Masa panen buah melon yaitu setelah umur 3 bulan, dengan ciri-ciri :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Net pada kulit telah terbentuk sempurna.<\/li><li>Kulit buah berwarna hijau kekuningan.<\/li><li>Mengeluarkan aroma yang kuat.<\/li><li>Apabila ditekan, buah terasa lunak.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Panen buah melon sebaiknya dilakukan saat cuaca cerah di pagi hari dengan cara memotong pada tangkai buah membentuk huruf T dengan menggunakan gunting atau pisau tajam untuk memperpanjang masa penyimpanan buah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber: <\/strong><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/artikel\/100825\/budidaya--melon-buah-segar-penuh-manfaat\/\" target=\"_blank\">http:\/\/cybex.pertanian.go.id\/artikel\/100825\/budidaya&#8211;melon-buah-segar-penuh-manfaat\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melon&nbsp;&nbsp;(Cucumis melo&nbsp;L.) &nbsp;merupakan nama&nbsp;buah&nbsp;sekaligus tanaman yang menghasilkan&nbsp; buah, termasuk&nbsp;suku&nbsp;labu-labuan atau&nbsp;Cucurbitaceae. Buahnya dimakan segar sebagai buah meja atau diiris-iris sebagai campuran es buah. Bagian yang dimakan adalah daging buah (mesokarp), teksturnya lunak, berwarna putih sampai merah, tergantung&nbsp;kultivarnya. Tumbuhan ini berumah satu&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=4380\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4382,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,281],"tags":[213,1283,1203],"class_list":["post-4380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-dinpertan-pangan","tag-hortikultura","tag-manfaat-buah-melon","tag-melon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4380"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4391,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4380\/revisions\/4391"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}