{"id":5198,"date":"2022-09-27T05:50:37","date_gmt":"2022-09-27T05:50:37","guid":{"rendered":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=5198"},"modified":"2022-09-27T05:50:40","modified_gmt":"2022-09-27T05:50:40","slug":"jamin-mutu-benih-hortikultura-pemerintah-registrasi-penangkar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=5198","title":{"rendered":"Jamin Mutu Benih Hortikultura, Pemerintah Registrasi Penangkar"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Untuk membangkitkan hortikultura di Indonesia, Kementerian Pertanian melalui&nbsp;<\/strong><strong>Ditjen Hortikultura telah mencanangkan Kampung Hortikultura. Pengembangan kampung tersebut mengusung konsep One Village One Variety (OVOV).<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ditjen Hortikultura menargetkan pengembangan 1.000 Kampung Hortikultura.&nbsp;Rencana&nbsp;terdiri dari&nbsp;kampung buah dan kampung sayuran. Untuk kampung buah terdiri,&nbsp;56&nbsp;Kampung&nbsp;Pisang, 47&nbsp;Kampung&nbsp;Mangga, 61&nbsp;Kampung&nbsp;Manggis, 167&nbsp;Kampung&nbsp;Durian, 75&nbsp;Kampung&nbsp;Kelengkeng, 72&nbsp;Kampung&nbsp;Alpukat, 45&nbsp;Kampung&nbsp;Jeruk&nbsp;dan&nbsp;2&nbsp;Kampung&nbsp;Buah&nbsp;Naga.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk Kampung Sayur yakni, 200&nbsp;Kampung&nbsp;Bawang&nbsp;Merah,&nbsp; 200&nbsp;Kampung&nbsp;Cabai&nbsp;Besar, 15&nbsp;Kampung&nbsp;Sayuran&nbsp;Daun, 50&nbsp;Kampung&nbsp;Tanaman&nbsp;Obat, 68&nbsp;Kampung&nbsp;Bawang&nbsp;Putih, 30&nbsp;Kampung&nbsp;Cabai&nbsp;Rawit, 25&nbsp;Kampung&nbsp;Kentang&nbsp;dan 4&nbsp;Kampung&nbsp;Bawang&nbsp;Bombay.<\/p>\n\n\n\n<p>Syarat untuk menjadi Kampung Hortikultura setidaknya&nbsp;agroklimat cocok, petaninya siap, lahannya ada dan Pemerintah Daerah&nbsp;mendukung.&nbsp;\u201cJika satu wilayah cocok untuk budidaya manggis, maka akan didorong pengembangan Kampung Manggis. Begitu juga jika yang cocok adalah tanaman durian, maka jadi Kampung Durian,\u201d kata Dirjen Hortikultura,&nbsp;Prihasto&nbsp;Setyanto.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung pengembangan Kampung Hortikultura, diperlukan ketersediaan benih. Sebagai menjamin benih tersebut terbukti unggul, Ditjen Hortikultura bakal meregistrasi para penangkar benih swasta. \u201cSaya sudah meminta Direktorat Perbenihan&nbsp;meregister seluruh penangkar&nbsp;benih hortikultura&nbsp;di&nbsp;Indonesia.&nbsp;Kami&nbsp;juga&nbsp;meminta diregister&nbsp;sesuai&nbsp;spesifik&nbsp;benihnya.&nbsp;Kita konsolidasikan mereka semuanya,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Prihasto menegaskan, pada&nbsp;tahun 2022-2023&nbsp;akan&nbsp;lebih banyak memproduksi&nbsp;benih&nbsp;karena harganya lebih murah ketimbang&nbsp;pengadaan&nbsp;benih. Contohnya, dengan anggaran yang sama, jika melalui pengadaan hanya bisa mendapatkan atau membeli&nbsp;10.000&nbsp;bibit, maka dari hasil&nbsp;produksi bisa&nbsp;mencapai&nbsp;30.000&nbsp;bibit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita juga bisa memonitor.&nbsp;Sekarang sedang&nbsp;kita siapkan sistem&nbsp;informasi&nbsp;benih hortikultura nasional,\u201d ujarnya. Nantinya lanjut Prihasto,&nbsp;penangkar yang&nbsp;sudah&nbsp;diregisterasi&nbsp;akan pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi&nbsp;seperti&nbsp;sarana&nbsp;pembuatan benih. Nantinya, penangkar benih yang teregistrasi akan bekerjasama langsung dengan pemerintah. \u201cKita punya kerjasama dengan mereka,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kawal Proses Sertifikasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi penangkar benih yang belum teregistrasi atau mempunyai sertifikasi mandiri&nbsp;benih hortikultura, Prihasto mengatakan, pemerintah akan mengawal&nbsp;agar&nbsp;sampai&nbsp;memiliki sertifikasi mandiri. \u201cLangsung&nbsp;kita bimbing. Jadi&nbsp;kami dorong sekarang.&nbsp;Kita&nbsp;sudah&nbsp;punya Lembaga Sertifikasi Benih&nbsp;Mandiri,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini diakui, Lembaga Sertifikasi Benih sudah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian namun masih menyatu dengan tanaman&nbsp;pangan. Karena itulah, Prihasto kemudian berinisiatif mengumpulkan&nbsp;penangkar&nbsp;hortikultura.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita dorong supaya penangkar&nbsp;untuk&nbsp;diregister. Bagi&nbsp;yang tertarik untuk mendapat Sertifikasi Benih Mandiri, silahkan mengajukan,\u201d katanya. Untuk biayanya, Prihasto menegaskan, pemerintah akan membarikan bantuan, termasuk dalam pengawalan dan pendampingan.<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk&nbsp;mengawal produksi benih bermutu dari varietas unggul secara berkesinambungan, Kementerian Pertanian&nbsp;telah&nbsp;menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan)&nbsp;Nomor 23 Tahun 2021&nbsp;tentang Perbenihan Hortikultura. Permentan tersebut&nbsp;sebagai pembaharuan Permentan&nbsp;Nomor 48 Tahun 2012.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerbitnya Permentan&nbsp;Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perbenihan Hortikultura merupakan salah satu amanah Undang-undang Cipta Kerja&nbsp;Nomor 11 Tahun 2021 tentang sub sektor hortikultura,\u201d ujar Sekretaris Direktorat Jenderal,&nbsp;Retno Sri Hartati Mulyandari.<\/p>\n\n\n\n<p>Retno&nbsp;berharap,&nbsp;dengan&nbsp;Permentan ini dapat menjaga produksi benih unggul dan mengawalnya sampai ke tangan petani dengan baik.&nbsp;Karena itu, adanya peraturan ini sangat penting,&nbsp;karena&nbsp;produsen benih&nbsp;nantinya&nbsp;harus mengikuti regulasi tersebut.&nbsp;\u201cBersama-sama kita produksi benih unggul dan mengawal sampai ke petani hingga penanaman untuk menjaga produk horikultura yang aman dan berkualitas,\u201d&nbsp;ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya,&nbsp;untuk menghasilkan benih unggul harus diperhatikan mulai dari standar produksi, sertifikasi benih, peredaran dan pengawasan benih hortikultura menjadi poin perhatian pemerintah.&nbsp;Dengan demikian, benih&nbsp;yang&nbsp;sudah terdaftar&nbsp;baru&nbsp;dapat diedarkan dan diperbanyak melalui sistem sertifikasi benih.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBenih yang siap edar mempunyai mutu genetik, mutu fisiologis, mutu fisik, serta status keamanan yang sesuai dengan standar mutu atau persyaratan teknis minimal dan dapat dipertanggung jawabkan,\u201d papar Retno.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu Direktur Perbenihan, Ditjen Hortikultura, Inti Pertiwi Naswari menambahkan,&nbsp;melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 2021, pemerintah membuka peluang bagi produsen benih tanah air untuk melaksanakan kegiatan sertifikasi secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAdanya PP No.26\/2021 ini diharapkan bisa mendorong produsen benih dalam negeri kian terpacu untuk meningkatkan produksi dan pada akhirnya kita bisa mandiri benih hortikultura,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui UU Cipta Kerja yang peraturan pelaksanaannya dijabarkan dalam PP No.&nbsp;26&nbsp;Tahun 2021 serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 23&nbsp;Tahun 2021,&nbsp;pemerintah&nbsp;ingin&nbsp;mendorong perusahaan skala kecil dan menengah untuk melakukan sertifikasi secara mandiri.&nbsp;Ke depan kian banyak&nbsp;benih hortikultura bermutu yang&nbsp;diproduksi dan diedarkan. Pada gilirannya dapat berimplikasi meningkatkan daya saing produk hortikultura.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami mengharapkan peran besar produsen dalam menghasilkan benih bermutu,&nbsp;karena nantinya secara bersangsur-angsur produksi benih akan diserahkan kepada pelaku usaha.&nbsp;Sedangkan pemerintah perannya dalam pembinaan dan pengawasan,\u201d&nbsp;katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun&nbsp;Inti&nbsp;Pertiwi menegaskan,&nbsp;benih yang dihasilkan dari proses produksi benih bermutu harus sesuai kaidah yang berlaku.&nbsp;Sebab,&nbsp;benih bermutu&nbsp;adalah&nbsp;kunci keberhasilan budidaya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tabloidsinartani.com\/detail\/indeks\/horti\/21070-Jamin-Mutu-Benih-Hortikultura-Pemerintah-Registrasi-Penangkar\">https:\/\/tabloidsinartani.com\/detail\/indeks\/horti\/21070-Jamin-Mutu-Benih-Hortikultura-Pemerintah-Registrasi-Penangkar<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk membangkitkan hortikultura di Indonesia, Kementerian Pertanian melalui&nbsp;Ditjen Hortikultura telah mencanangkan Kampung Hortikultura. Pengembangan kampung tersebut mengusung konsep One Village One Variety (OVOV). Ditjen Hortikultura menargetkan pengembangan 1.000 Kampung Hortikultura.&nbsp;Rencana&nbsp;terdiri dari&nbsp;kampung buah dan kampung sayuran. Untuk kampung buah terdiri,&nbsp;56&nbsp;Kampung&nbsp;Pisang, 47&nbsp;Kampung&nbsp;Mangga,&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=5198\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5200,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,281],"tags":[213,714,1512],"class_list":["post-5198","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-dinpertan-pangan","tag-hortikultura","tag-mutu-benih","tag-mutu-benih-hortikultura"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5198","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5198"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5198\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5201,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5198\/revisions\/5201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5200"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}