{"id":825,"date":"2020-08-28T08:34:06","date_gmt":"2020-08-28T08:34:06","guid":{"rendered":"http:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=825"},"modified":"2020-09-17T07:40:26","modified_gmt":"2020-09-17T07:40:26","slug":"tanaman-kacang-hijau-limbah-potensial-sebagai-pakan-ternak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=825","title":{"rendered":"Tanaman Kacang Hijau Limbah potensial sebagai pakan ternak"},"content":{"rendered":"\n<p>Di masa pandemi covid \u2013 19 Kab. Demak Jawa Tengah pertengahan agustus mulai awal musim panen kacang hijau dari limbah yang dihasilkan. Peternak masyarakat memanfaatkan sebagai pakan ternak (batang, daun, kulit), baik diberikan secara langsung maupun disimpan sebagai cadangan pakan di musim penghujan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>kelebihan limbah kacang hijau (kering) diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Palatabilitas cukup tinggi<\/li><li>Tahan lama dalam penyimpanan<\/li><li>Cukup baik untuk di lakukan pengawetan (fermentasi)<\/li><li>Mempunyai nilai gizi ekonomis (bila dijual)<\/li><li>Sebagai bahan campuran konsentrat ternak ruminansia<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Karena batang kacang hijau kering cukup keras, bila akan diberikan pada ternak harus dilakukan pencacahan lebih dahulu. Khusus ternak ruminansia kecil (kambing, domba) sebaiknya hanya diberikan pakan daun maupun kulitnya. Dengan limbah tersebut biaya pakan akan lebih efisien dan mampu merangsang peternak untuk beternak lebih banyak dan meningkatkan pendapatannya. <strong>(Oki\/ Bid Peternakan dan Kesehatan Hewan)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di masa pandemi covid \u2013 19 Kab. Demak Jawa Tengah pertengahan agustus mulai awal musim panen kacang hijau dari limbah yang dihasilkan. Peternak masyarakat memanfaatkan sebagai pakan ternak (batang, daun, kulit), baik diberikan secara langsung maupun disimpan sebagai cadangan pakan&#8230; <a class=\"di-continue-reading\" href=\"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/?p=825\"> Continue Reading&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1273,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,12],"tags":[106,107],"class_list":["post-825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-peternakan-dan-kesehatan-hewan","tag-peternakan","tag-tanaman-kacang-hijau-limbah-potensial-sebagai-pakan-ternak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":827,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/825\/revisions\/827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinpertanpangan.demakkab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}