Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

BERITADinpertan PanganSayung

MENGGALI POTENSI PENINGKATAN PRODUKSI LAHAN TADAH HUJAN KECAMATAN SAYUNG

Kecamatan Sayung mempunyai potensi lahan pwertanian sekitar 1230 ha di tahun 2023 yang tersebar di 11 desa, dimana dengan adanya abrasi air asin dan alih fungsi lahan luasan tersebut akan menjadi berkurang.

Selasa, 3 Desember 2024 ini Kami Kedatangan tamu dari para mahasiswa UNDIP yang digandeng Bappeda Demak untuk melakukan analisa dan survey lahan sawah tadah hujan dan lahan terdampak salin untuk upaya peningkatan produksi padi.

Lahan pertanian di Sayung merupakan sawah tadah hujan, dikarenakan tidak mempunyai saluran dari sumber air secara teknis adapun kendala lainnya adalah saat hujan dengan intensitas tinggi air akan menggenang di lahan dalam waktu lama yang menyebabkan setahun hanya memungkinkan tanam 2 kali atau IP 200 saja dan IP 300 di sebagian kecil desa saja.

Pengembangan lahan tadah hujan dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya :

  • Menggunakan varietas padi unggul yang tahan terhadap penyakit, kekeringan, genangan, dan salinitas. 
  • Optimalisasi pemanfaatan lahan dengan embung, dimana embung dapat digunakan untuk mengairi tanaman saat musim kemarau. 
  • Pemanfaatan air tanah dangkal dengan pompa, efisiensi pemupukan. 

Lahan tadah hujan adalah lahan yang memiliki pematang, tetapi tidak dapat diairi secara kontinyu. Pengairan lahan tadah hujan bergantung pada curah hujan, sehingga risiko kekeringan sering terjadi pada musim kemarau. 

Semoga survey dari kerjasama Bapedda Demak dengan civitas akademisi UNDIP dapat memberikan output yang signifikan untuk peningkatan produksi di Kecamatan Sayung yang notabene sawah tadah hujan sehingga dapat meningkatkan keejahteraan petani.

Sumber: BPP Kecamatan Sayung

Bagikan

Recent Comments