Bimtek Pembuatan Trichoderma Cair: Upaya Mewujudkan Pertanian Ramah Lingkungan
May 14, 2025


Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan ini adalah Pembuatan Trichoderma Cair, sebuah inovasi biologis yang semakin diminati karena manfaatnya dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Apa Itu Trichoderma?
Trichoderma adalah jenis jamur mikroskopis yang bersifat antagonis terhadap patogen tanaman. Mikroorganisme ini dikenal efektif dalam mengendalikan penyakit tular tanah, mempercepat dekomposisi bahan organik, serta meningkatkan kesehatan akar tanaman. Trichoderma juga berperan sebagai biofertilizer dan biofungisida alami yang aman bagi lingkungan.
Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

Dalam bimtek ini, peserta diajarkan cara sederhana membuat Trichoderma cair menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh:
- 3 liter air kelapa
- 3 liter air matang
- 3 liter air cucian beras (dapat diganti dengan 5 sendok makan tepung beras)
- 200 gram biang Trichoderma
- 5 sendok makan gula pasir
- Galon bertutup
Langkah Pembuatan


Seluruh bahan dicampurkan ke dalam galon, kemudian ditutup rapat dan disimpan selama 7 hari di suhu ruang. Selama proses fermentasi, disarankan untuk mengocok campuran secara berkala dan membuka sedikit tutup galon guna mengeluarkan gas hasil fermentasi. Indikasi keberhasilan proses ini ditandai dengan munculnya aroma khas seperti tape.
Cara Aplikasi di Lapangan


Trichoderma cair yang telah jadi dapat diaplikasikan ke tanaman dengan perbandingan 200 ml (1 gelas air mineral) untuk satu tangki semprot berkapasitas 16 liter. Penggunaan rutin akan membantu tanaman lebih tahan terhadap serangan penyakit, sekaligus menyuburkan tanah secara alami.
Manfaat Trichoderma bagi Pertanian
Penerapan Trichoderma cair memiliki sejumlah manfaat antara lain:
– Mengendalikan jamur penyebab penyakit pada akar dan batang tanaman
– Memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan
– Mengurangi ketergantungan pada pestisida dan pupuk kimia
– Mendukung pertanian yang sehat dan berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Demak dalam mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan oleh para petani. Harapannya, petani lokal dapat lebih mandiri, produktif, dan turut menjaga kelestarian lingkungan pertanian di masa depan.
Recent Comments