Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

ARTIKELBERITADinpertan PanganSayung

UBINAN PADI MT 2 DI DESA PRAMPELAN, KECAMATAN SAYUNG

Sayung – Prampelan, 11 Juni 2025 – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sayung bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Babinsa, serta Kepala Desa Prampelan, melaksanakan kegiatan ubinan padi secara mandiri di lahan pertanian milik Bapak Sakdullah yang terletak di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung. Kegiatan ini juga turut didampingi oleh Kelompok Tani (Poktan) Budi Utomo yang menjadi mitra utama dalam kegiatan ubinan musim tanam (MT) ke-2 tahun 2025 ini.

Kegiatan ubinan dilaksanakan di petak sawah seluas 2 hektare yang telah memasuki masa panen. Varietas padi yang ditanam adalah Inpari 32, dengan aplikasi pupuk berupa Urea sebanyak 150 kg dan NPK sebanyak 350 kg. Hasil pengukuran ubinan menunjukkan jumlah rumpun sebanyak 107 rumpun, dengan rata-rata jumlah anakan per rumpun mencapai 25 batang. Dari hasil timbangan ubinan diperoleh bobot gabah sebesar 4,585 kg, yang jika dikonversikan ke satuan hektare menghasilkan provitas sebesar 73,3 kwintal per hektar.

Gabah hasil panen dijual kepada penebas lokal dengan harga Rp 7.000 per kilogram, yang berarti sudah berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP), memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi petani. Hal ini menunjukkan keberhasilan petani dalam meningkatkan produktivitas lahan serta efektivitas dalam pengelolaan budidaya padi.

Kegiatan ubinan ini sangat penting dalam memberikan informasi aktual mengenai produktivitas tanaman padi. Selain itu, ubinan juga berfungsi sebagai alat evaluasi bagi petani dalam menilai efektivitas teknik budidaya yang telah diterapkan, termasuk dalam hal pemupukan, pengendalian hama, dan pengelolaan air. Melalui data ubinan, petani dapat lebih cermat dalam mengambil keputusan harga dan metode pemasaran, serta tidak mudah terpengaruh oleh sistem jual tebasan yang hanya memperkirakan harga berdasarkan luas lahan tanpa mempertimbangkan potensi hasil yang sesungguhnya.

BPP Sayung menekankan bahwa kegiatan ubinan juga merupakan bagian penting dari proses monitoring dan evaluasi terhadap capaian hasil produksi pertanian. Dengan data yang valid dan akurat, upaya peningkatan produksi padi dalam mendukung program swasembada pangan nasional dapat lebih terarah dan berkelanjutan.

Sumber: BPP Sayung

Bagikan

Recent Comments