ARTIKEL • BERITA • Bonang • Dinpertan Pangan
Musim Tanam Ketiga di Kabupaten Demak Dimulai, Petani Tetap Semangat di Tengah Musim Kemarau
July 15, 2025
Bonang – Kabupaten Demak kembali memasuki masa tanam padi dalam rangka Musim Tanam Ketiga (MT3) meskipun saat ini berada di tengah musim kemarau. Kondisi cuaca yang tergolong sebagai kemarau basah, di mana hujan masih sesekali turun, menjadi faktor pendukung utama yang memungkinkan petani tetap melanjutkan aktivitas tanam. Ketersediaan air yang masih melimpah menjadi harapan besar bagi keberhasilan MT3 tahun ini.
Musim Tanam Ketiga di Kabupaten Demak biasanya berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus. Sebelumnya, para petani telah menyelesaikan dua musim tanam yaitu Musim Tanam Pertama (MT1) pada bulan November hingga Januari, serta Musim Tanam Kedua (MT2) yang dilaksanakan sekitar bulan Maret hingga April. Dengan dilaksanakannya MT3, maka intensitas tanam di Kabupaten Demak semakin meningkat, mendukung upaya peningkatan Indeks Pertanaman (IP).


Pada hari Senin, 14 Juli 2025, Kelompok Tani Tri Mardi Rahayu yang berlokasi di Desa Tridonorejo, Kecamatan Bonang, menjadi salah satu kelompok pertama yang memulai tanam padi dalam rangka MT3 dengan luas areal tanam mencapai 14 hektare. Kegiatan ini akan segera diikuti oleh kelompok tani lainnya di desa yang sama, yang saat ini tengah melakukan pengolahan lahan sebagai tahap persiapan tanam.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak mendorong agar pelaksanaan MT3 tahun ini tidak hanya berjalan secara optimal, tetapi juga menghasilkan panen yang memiliki nilai jual menguntungkan. Upaya ini sejalan dengan arahan dari Bapak Presiden dan Menteri Pertanian Republik Indonesia dalam rangka peningkatan luas tanam, percepatan tanam, serta pencapaian target swasembada pangan nasional.
Dengan semangat dan kerja keras para petani serta dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan MT3 di Kabupaten Demak tahun 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Sumber: BPP Bonang
Recent Comments