BERKEBUN KUNYIT DI HALAMAN RUMAH
April 30, 2021
Indonesia terkenal dengan berbagai macam rempah yang bermanfaat. Salah satu rempah yang sering digunakan adalah kunyit. Kunyit atau kunir merupakan rempah yang sering digunakan untuk bahan masakan dan termasuk dalam tanaman obat keluarga atau sering disebut dengan TOGA. Ciri-ciri tanaman kunyit ini memiliki warna kuning pada buahnya, dan warna kuning kehijauan pada daunnya. Daun tumbuhan kunyit umumnya berukuran lebar. Kunyit dapat digunakan untuk bumbu masakan, pewarna alami, dan obat atau jamu herbal untuk menyembuhkan beberapa penyakit.
Kunyit umum digunakan ketika memasak soto, kare, dan lain-lain. Jika ditambahkan pada masakan, rempah ini akan meningkatkan rasa sekaligus memberikan warna kuning alami sehingga masakan nampak lebih cantik. Namun ternyata, manfaat kunyit tidak sebatas itu saja lho. Di dalam kunyit, terdapat zat bernama kurkumin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kukumin berperan sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas, mencegah peradangan, melindungi pencernaan dari berbagai macam penyakit, hingga mencegah kanker.

Kunyit dapat diperoleh dengan mudah di pasar. Namun, jika sering menggunakan rempah yang satu ini, mengapa tidak coba menanamnya sendiri di rumah agar lebih praktis? Emang bisa? Gimana sih caranya? Yuk simak cara berikut ini.
Pembibitan dan Penyemaian Rimpang Kunyit
Pembibitan kunyit dapat dilakukan dengan mengambil rimpang kunyit yang sudah tua. Usia kunyit yang layak dijadikan sebagai bibit adalah sekitar 8 bulan. Semakin tua kunyit, maka semakin bagus pula bibit dan tunas yang akan dihasilkan. Jumlah rimpang yang digunakan untuk pembibitan disesuaikan dengan jumlah pot atau polybag yang disiapkan, masing-masing pot hanya diisi dengan satu bibit saja. Langkah selanjutnya adalah penyemaian bibit kunyit, yaitu dengan cara:
- Meletakkan rimpang kunyit yang telah disiapkan di atas tanah yang lembab.
- Memastikan rimpang tersebut tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
- Menaburi rimpang kunyit tersebut dengan tanah secukupnya, dan menyiram setiap sore untuk menghasilkan tunas atau bibit kunyit yang bagus.
- Jika rimpang kunyit telah tumbuh setinggi 10 cm, ambil tunas tersebut dan potonglah.
- Masing-masing pot diisi dengan satu tunas.
Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah dilakukan dengan mencampur tanah gembur, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Campurkan ketiga bahan tersebut hingga merata, dan isikan ke dalam pot yang telah disiapkan. Ukuran pot ideal yang dapat digunakan adalah pot dengan diameter 20 cm dan tinggi pot 40 cm. Campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang sebaiknya dimasukkan setinggi 30 cm.
Penanaman Bibit Kunyit
Bibit kunyit yang telah siap tanam adalah bibit yang telah disemai dan telah muncul tunasnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat penanaman antara lain:
- Buat lubang pada media tanam kurang lebih dengan kedalaman 8 cm.
- Masukkan masing-masing bibit atau tunas ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan.
- Masing-masing lubang diisi dengan satu tunas atau satu bibit.
- Tutup kembali lubang tanam dengan media tanam yang berupa campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang.
- Sirami bibit yang telah ditanam tersebut secukupnya.
Pemupukan
Pupuk yang digunakan untuk pemupukan tanaman sebaiknya pupuk kompos atau pupuk organik, bukan pupuk kimia. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir resiko yang berbahaya akibat penggunaan pupuk kimia. Pemupukan dilakukan setiap satu bulan sekali, mengkombinasikan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.
Penyiraman
Penyiraman dilakukan setiap 2 hari atau 3 hari sekali untuk tetap menjaga kelembaban media tanam. Sebaiknya penyiraman dilakukan di sore hari. Perlu diperhatikan, jangan melakukan penyiraman terlalu banyak, karena air yang tergenang terlalu banyak pada media tanam dapat menyebabkan bibit atau rimpang kunyit cepat membusuk.
Masa Panen Kunyit

Masa panen ideal untuk tanaman kunyit adalah saat tanaman kunyit telah berusia 8 bulan setelah masa tanam. Mengapa perlu adanya masa tanam yang ideal? Hal ini bertujuan agar rimpang kunyit yang dihasilkan tidak kusut, sehat, tidak cepat membusuk, beratnya ideal, dan tetap segar meskipun disimpan dalam waktu yang lama.
Itulah beberapa tips dan trik mudah membudidayakan kunyit dalam pot maupun polybag. Tidak ada salahnya mencoba berkebun menggunakan lahan yang ada di pekarangan atau di kebun pribadi. Memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan dan kebun rumah, tanaman yang ditanam akan lebih mudah diawasi dan dirawat. Jika ingin lebih mudah, berkebun juga dapat dilakukan menggunakan pot atau polybag yang lebih menghemat lahan. Selamat berkebun kunyit. (Ika Hardiyan S/ BIdang Perkebunan)
Sumber: Bibit Bunga Indonesia. Cara Menanam Kunyit di dalam Pot. https://bibitbunga.com/cara-menanam-kunyit-di-dalam-pot/.
Recent Comments