Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

Uncategorized

TRAINING BPP KECAMATAN DEMAK PEMBUATAN FUNGISIDA NABATI STMA (SUSU TELUR MADU AIR REBUSAN TAPE)

Bahan:

– 6 sachet SKM putih

– 7 kuning telur bebek

– 1/2 liter madu

– 5 liter air rebusan tape

 Alat:

– Mixer/ blender

– Kompor

– Panci

– Baskom

– Pengaduk

– Saringan

– Corong

– Jerigen

Cara pembuatan:

  1. Kocok kuning telur menggunakan blender/mixer sampai berubah warna menjadi orange keputihan
  2. Setelah itu masukkan susu kental manis dan madu secara bersamaan
  3. Kemudian tuang air/sari rebusan tape yang telah disaring ke dalam wadah baskom
  4. Lalu campurkan dengan adonan kuning telur dan aduk hingga homogen

Aplikasi:

  1. Perbandingan ramuan STMA dengan air adalah 1/2 gelas untuk 1 tangki atau ramuan 100 ml dengan air 14-16 liter
  2. Kebutuhan ramuan STMA adalah 1 liter per ha
  3. Agar ramuan STMA benar-benar homogen bisa disimpan dulu selama 24 jam sebelum aplikasi

Pada hari Rabu (24/01) secara bersama-sama Korluh BPP Demak Sumedi, Penyuluh pertanian lapangan (Endang, Dewi, Nining, Sribudi, Agus) serta POPT Ragil Gunarto melaksanakan training pembuat fungisida nabati STMA.

Pembuatan STMA (Susu Telur, Madu, Air rebusan tape) merupakan fungisida dengan sistem organik untuk mengendalikan penyakit blas yang disebabkan oleh cendawan Piricularia oryzae. Sumedi mengatakan “Penyakit blas pada padi dapat terlihat dari bentuk bercak yang khas dengan bentuk belah ketupat dengan kedua ujung runcing di mana sekitar tepi bercak berwarna coklat”. Lebih lanjut Sumedi menjelaskan “Serangan cendawan biasanya ditemukan pada saat pembentukan malai, oleh karena itu penyemprotan perlu dilakukan secara kontinyu sampi fase generatif selesai untuk mencegah bulir padi hampa atau tidak berisi”

Sumber: BPP Kecamatan Demak

Bagikan

Recent Comments