BERITA • Dinpertan Pangan • Sayung
RAKOR PUPUK BERSUBSIDI BERSAMA KPL DAN DISTRIBUTOR SE_KECAMATAN SAYUNG TAHUN 2025
January 7, 2025
Sayung – Kios Pupuk Lengkap disingkat KPL merupakan rantai pupuk subsidi lini 4 yang langsung berinteraksi dengan petani dalam pelayanannya. Senin, 6 Januari 2025 melakukan rapat koordinasi pupuk bersubsidi di ruang rapat BPP Sayung yaitu KPL se_kecamatan Sayung, Distributor wilayah Sayung dan PPL
Pada rakor tersebut Korluh Hari Mul menyampaikan bahwa di tahun 2025 kuota total se Kecamatan Sayung berkurang, dikarenakan menurunnya rencana tanam di beberapa desa dimana yang biasanya bisa tanam 2 kali setahun karena instrusi air laut seperti yang terjadi di desa Banjarsari dan Sayung hanya mampu tanam 1 kali setahun, IP 100. Korluh Hari Mul menghimbau agar KPL memenuhi kewajibannya dalam melayani kebutuhan pupuk petani, ready stok di KPL minimal adalah kebutuhan pupuk petani dalam 1 minggu ke depan, pelayanan penebusan bisa dengan kartu tani dan KTP bagi petani yang sudah masuk dalam RDKK tentunya, adanya informasi jam pelayanan yang jelas dan ditempel di kios sehingga petani merasa dimudahkan dan tidak terjadi asumsi pupuk susah atau pupuk langka padahal yang terjadi hanya miscommunicasi saja.



Disamping itu kami PPL juga menyampaikan terkait HET dan prosentase subsidi dimana Urea disubsidi sebesar 90,5%, NPK 54,8% dan Organik 17,4% dari usulan yang diajukan, dan dosis rekomendasi per hektarnya untuk Padi urea 275 kg, NPK 250 kg, organic 1000 kg, sedangkan rekomendasi dosis untuk Jagung urea 250 kg, NPK 300 kg.
Pada kesempatan itu juga diserahterimakan RDKK cetak 2025 berdasarkan surat dari Dirjen PSP Nomor B.888/SR.320?B.5/12/2024 tentang Cetak Data RDKK untuk Penebusan Pupuk Bersubsidi Tahun 2025 dan untuk disampaikan ke Kios Pengecer. Kami PPL menekankan bahwa RDKK untuk menjadi acuan bagi KPL dan Distributor dalam memberikan pelayanan pupuk subsidi kepada petani.
Sumber: BPP Kecamatan Sayung
Recent Comments