Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

ARTIKELBERITADemakDinpertan PanganPrasarana, Sarana dan Penyuluhan

Petani Desa Tempuran Didorong Kuasai Mekanisasi dan Pengendalian OPT

Demak, 10 Mei 2025 — Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani menghadapi tantangan pertanian modern, Kelompok Tani “Tani Maju” Desa Tempuran, Kecamatan Demak, menyelenggarakan pertemuan rutin yang kali ini difokuskan pada tema pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan mekanisasi pertanian. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (10/5) ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Demak, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Ketua Kelompok Tani, agronomis dari PT Maksi Indonesia, serta para anggota kelompok tani.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemaparan materi penyuluhan terkait strategi pengendalian OPT secara terpadu yang ramah lingkungan dan efektif dalam menekan potensi serangan hama. Selain itu, diperkenalkan pula berbagai alat dan teknologi mekanisasi pertanian yang dapat menunjang efisiensi kerja petani, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, hingga panen. Teknologi ini dinilai sangat relevan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, terlebih di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan tenaga kerja.

PT Maksi Indonesia sebagai mitra swasta turut memberikan penjelasan teknis mengenai alat-alat pertanian modern, termasuk cara penggunaan dan manfaatnya bagi petani skala kecil hingga menengah. Kehadiran pihak swasta ini diharapkan dapat memperluas wawasan petani terhadap inovasi alat pertanian yang terus berkembang.

Koordinator Penyuluh Kecamatan Demak dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kelompok Tani “Tani Maju” yang terus aktif dalam menggelar kegiatan edukatif bagi anggotanya. Menurutnya, kolaborasi antara penyuluh, kelompok tani, dan pihak swasta merupakan kunci penting dalam memperkuat kapasitas petani agar lebih adaptif dan mandiri.

Kelompok Tani “Tani Maju” sendiri berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala sebagai bagian dari program pemberdayaan petani. Dengan adanya forum-forum pembelajaran seperti ini, diharapkan para petani Desa Tempuran dapat lebih siap menghadapi dinamika dunia pertanian dan mampu menerapkan teknologi tepat guna secara optimal di lapangan.

Bagikan

Recent Comments