Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

ARTIKELBERITADinpertan PanganKarangawen

Penyuluhan Rutin dan Reorganisasi Pengurus di Poktan Sumber Panguripan

Karangawen – Dalam rangka mendukung penguatan kelembagaan petani, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terus melaksanakan penyuluhan rutin kepada Kelompok Tani (Poktan). Salah satu kegiatan terbaru berlangsung pada Senin, 2 Juni 2025 di Poktan Sumber Panguripan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gubug Pertemuan Poktan mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB, bertepatan dengan hari Senin Kliwon sesuai jadwal rutin penyuluhan kelompok tersebut.

Penyuluhan dihadiri oleh 65 orang petani anggota Poktan, PPL wilayah binaan Siswati, SP, serta unsur pembina wilayah lainnya yakni Babinsa Drajad Eko dan Bhabinkamtibmas M. Afif. Pertemuan kali ini memiliki agenda penting yaitu reorganisasi pengurus Poktan, mengingat masa jabatan kepengurusan sebelumnya telah berlangsung selama lima tahun. Dalam suasana yang hangat dan demokratis, seluruh anggota Poktan secara aklamasi sepakat untuk mempercayakan kembali kepemimpinan kepada pengurus lama guna melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua. Pengurus yang terpilih kembali tersebut terdiri atas Partono sebagai ketua, Suswadi Riwayanto sebagai sekretaris, dan Sabar sebagai bendahara.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan pelayanan usaha tani, dalam pertemuan ini juga dibentuk kepengurusan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) dengan menunjuk Bapak Loso sebagai penanggung jawab. Diharapkan dengan terbentuknya UPJA, alat dan mesin pertanian (alsintan) yang menjadi inventaris Poktan dapat dimanfaatkan secara optimal, terjaga kondisinya, serta dapat menjadi sumber pemasukan tambahan bagi kas kelompok.

Kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen para petani dalam membangun kelompok yang mandiri, kuat, dan berdaya saing. Dukungan dari PPL serta sinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi kekuatan tersendiri dalam mendampingi petani menuju pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Sumber: BPP Karangawen

Bagikan

Recent Comments