BUDIDAYA KACANG TANAH
September 17, 2020
Arachis hypogaea L atau yang biasa kita kenal dengan nama kacang tanah merupakan salah satu tanaman polong-polongan atau legume anggota suku Fabaceae yang dibudidayakan di Indonesia dan termasuk ke dalam kacang-kacangan terpenting kedua setelah kedelai di Indonesia. Tanaman kacang tanah cocok ditanam pada ketinggian 50-500 meter di atas permukaan laut dan memiliki curah hujan sedang. Karena curah hujan tinggi akan menyebabkan sulit untuk melakukan penyerbukan dan dapat mempengaruhi kesuburan jamur yang bermanfaat untuk pertumbuhan kacang tanah. Pada awal pengolahan tanah tambahkan dolomit atau kapur pertanian untuk membantu pembuahan kacang. Selain itu, tanamlah pada tanah gembur yang kaya akan kandungan unsur hara, Kalsium (Ca), Pospat (P), Kalium (Ka) dan Nitrogen (N) yang cukup.
Media yang baik untuk menanam kacang tanah adalah tanah. Namun, sebelum menggunakannya sebaiknya tanah digemburkan terlebih dahulu sampai butiran kecil- kecil. Lalu tambahkan dolomit per hektar sebanyak 2 ton dan sebar secara merata pada lahan. Biarkan selama 2 hari. Setelah itu, tambahkan pupuk kandang dan pupuk kompos yang sudah jadi lalu campurkan secara merata. Buat bedengan agar drainase lancar dan air tidak tergenang. Melubangi tanah dengan cara ditugal dengan jarak tanam 25 x 25 cm. Setiap lubang diisi satu benih biji. Setelah itu padatkan dengan tanah. Untuk lahan satu hektar diperlukan 50 gr benih.
Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari (saat musim kemarau) pada saat benih selesai ditanam. Pada 4-7 hari benih secara serempak akan mulai berkecambah. Pada umur 20 hari setelah masa tanam, tanaman akan mulai berbunga. Hasil dari penyerbukan dan pembuahan biasanya akan tumbuh ginofor yang menuju ke tanah dan menembus ke tanah dan nantinya akan menjadi polong. Pada masa pembuahan berikan pupuk yang banyak mengandung fosfor. Untuk meningkatkan buah bagus, disarankan melakukan penyiangan dan pembubunan tanah pada bagian bawah tanaman.
Pada tahun 2020 ini Kelompok Tani Sari Bumi Desa Prigi Kecamatan Kebonagung tanggal 1 September 2020 telah memanen kacang tanah dengan produktivitas 14,15 kuital/ha. Kacang tanah yang ditanam varietas Kancil ditanam pada tanah latren (tanah timbul akibat pendangkalan sungai). Di tengah pandemi COVID-19 petani tetap bekerja guna mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. (HERI WURYANTA, S.TP., MP)
Recent Comments