Pertemuan Ke-2 Penerapan Penanganan Dampak Perubahan Iklim di Poktan Gemah Ripah, Karangawen
July 23, 2025
Karangawen – Karangawen, 14 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kapasitas petani menghadapi tantangan perubahan iklim, Balai Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (BPTPHP) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan pertemuan ke-2 Penerapan Penanganan Dampak Perubahan Iklim. Kegiatan ini diselenggarakan di Kelompok Tani (Poktan) Gemah Ripah, Desa Karangawen, Kabupaten Demak.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting pendukung kegiatan pertanian di wilayah Karangawen, di antaranya Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Norinda Dwi A., A.Md., Koordinator Penyuluh Kecamatan Karangawen Siswati, S.P., dan Penyuluh Pertanian Lapangan wilayah binaan, Rustiyono, S.P. Sebanyak 25 petani aktif dari Poktan Gemah Ripah turut mengikuti kegiatan dengan antusias.



Materi disampaikan oleh narasumber Bapak Muji Slamet, S.P., yang memaparkan secara komprehensif berbagai strategi adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim pada sektor pertanian. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman petani terhadap dinamika iklim, pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi ekstrem, serta penerapan teknologi budidaya yang ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini, para petani diharapkan semakin tanggap dan siap dalam menghadapi potensi risiko perubahan iklim, seperti peningkatan suhu, curah hujan yang tidak menentu, dan serangan organisme pengganggu tanaman yang semakin bervariasi. Kolaborasi antara petani, penyuluh, dan institusi pertanian menjadi kunci utama untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak mendukung penuh upaya ini sebagai bagian dari strategi pembangunan pertanian yang adaptif dan berkelanjutan demi terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Demak.
Sumber: BPP Karangawen
Recent Comments