Brigade Pangan Diharapkan Jadi Motor Swasembada Pangan di Demak
September 19, 2025
Demak, Jum’at 19 September 2025 – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Tanaman Pangan bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak serta Polbangtan Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YOMA) melaksanakan kegiatan sosialisasi Brigade Pangan di Desa Bungo dan Desa Tedunan, Kecamatan Wedung. Program ini melibatkan calon petani milenial setempat dengan target pembentukan lima Brigade Pangan sebagai langkah awal penguatan ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.


Brigade Pangan merupakan program strategis Kementan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian sekaligus memberdayakan generasi muda berusia 19–30 tahun agar berperan aktif sebagai petani milenial. Lahan yang dikelola minimal seluas 200 hektare pasca OPLAH Nonrawa, dengan dukungan teknologi pertanian modern seperti alat mesin pertanian (alsintan), benih unggul, pupuk, hingga pestisida.
“Program ini diharapkan mampu melahirkan unit bisnis pertanian modern yang dikelola generasi muda. Fokus awal pada komoditas padi agar Demak semakin kokoh sebagai lumbung pangan,” ungkap perwakilan Ditjen Tanaman Pangan.
Tahapan pembentukan Brigade Pangan meliputi pembentukan kelompok, penyusunan rencana bisnis dengan pendampingan intensif, pemetaan kebutuhan sarana-prasarana pertanian, hingga pengajuan dukungan operasional.



Hadirnya Brigade Pangan diharapkan menjadi terobosan baru dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan keterlibatan generasi muda, kita ingin pertanian di Kabupaten Demak semakin maju, mandiri, dan modern. Brigade Pangan harus menjadi contoh bahwa bertani bisa menguntungkan, profesional, dan berkelanjutan.
Melalui program ini, Demak menargetkan lahirnya petani milenial tangguh yang siap menjadikan pertanian sebagai usaha bisnis produktif, sekaligus berkontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional.
Sumber: Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura
Recent Comments