Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

ARTIKELBERITADinpertan PanganSayung

Optimalisasi Alsintan CHB di Panen MT 3: Poktan Mekarsari Desa Prampelan Kecamatan Sayung

Prampelan, Kecamatan Sayung – Senin, 29 September 2025. Panen padi pada Musim Tanam III (MT 3) seringkali menghadapi tantangan unik, seperti kondisi lahan yang lebih kering, tuntutan percepatan panen untuk menyambut musim tanam berikutnya, atau menghindari datangnya musim hujan. Dalam konteks ini, optimalisasi penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) berupa Combine Harvester Besar (CHB) menjadi kunci penting untuk meningkatkan efisiensi, menekan biaya, serta memaksimalkan hasil panen.

Pemanfaatan Alsintan oleh Poktan Mekarsari

Kelompok Tani Mekarsari Desa Prampelan merupakan penerima alsintan CHB pinjam pakai dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak sejak 11 Juli 2025. Hingga saat ini, CHB baru digunakan dengan jam kerja 31 jam. Meskipun masih relatif baru, kehadiran CHB diharapkan dapat membantu petani dalam mempercepat proses panen sekaligus menjadi sarana pengembangan tata kelola operasional kelompok tani.

Tantangan Panen MT 3

Musim panen pada MT 3 memiliki karakteristik khusus yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Masa tanam yang singkat: petani dituntut segera membersihkan lahan setelah panen untuk persiapan musim berikutnya.
  • Variasi kondisi lahan: meskipun sebagian besar lebih kering, beberapa area masih berpotensi tergenang sehingga dapat memengaruhi pergerakan mesin.
  • Ketersediaan tenaga kerja: panen serentak sering kali menyebabkan kelangkaan tenaga kerja manual, sehingga keberadaan CHB menjadi solusi tepat.

Efisiensi Combine Harvester Besar

Alsintan CHB menjawab tantangan tersebut dengan mengintegrasikan tiga proses utama panen, yakni pemotongan, perontokan, dan pembersihan gabah, dalam satu kali kerja. Hal ini memberikan efisiensi waktu, mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual, serta meminimalkan kehilangan hasil panen.

Harapan ke Depan

Dengan pemanfaatan CHB secara optimal, diharapkan produktivitas dan kesejahteraan petani dapat meningkat. Selain itu, kelompok tani dapat mengembangkan tata kelola penggunaan alsintan yang lebih profesional sehingga manfaat CHB dapat dirasakan secara berkelanjutan.


Sumber: BPP Kecamatan Sayung – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak

Bagikan

Recent Comments