Gerdal OPT Tikus di Poktan Sumber Rejeki Desa Undaan Kidul Kecamatan Karanganyar
October 6, 2025
BPP Karanganyar – Karanganyar, 6 Oktober 2025, dalam rangka menekan populasi hama tikus yang semakin meresahkan petani pada Musim Tanam (MT) I, Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Undaan Kidul bersama PPL wilayah binaan dan Petugas POPT melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT Tikus.


Tikus Sawah Sebagai Hama Utama
Tikus sawah (Rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi di Indonesia. Serangannya terjadi di semua fase pertumbuhan, baik vegetatif maupun generatif, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Menyikapi keluhan petani Desa Undaan Kidul, dilakukan koordinasi bersama petugas POPT hingga disepakati pelaksanaan Gerdal.
Metode Pengendalian
Sebanyak 10 petani terlibat aktif dalam kegiatan pengendalian. Beberapa metode yang diterapkan antara lain:
- Aplikasi Klerat: racun tikus yang ditumbuk dan dicampur dengan bahan beraroma kuat seperti minyak jelantah atau tepung berbumbu, kemudian ditempatkan di jalur perlintasan tikus.
- Penggunaan Mercon (Petasan Tikus): cara tradisional dengan meledakkan mercon di dekat lubang tikus untuk mengusir atau mematikan tikus di dalam sarang melalui suara ledakan dan kepulan asap.
Pentingnya Monitoring Rutin
Tikus yang berhasil terbunuh atau tertangkap hanyalah indikasi penurunan populasi sementara. Populasi yang tersisa masih berpotensi berkembang biak dengan cepat. Oleh karena itu, pengamatan rutin dan berkelanjutan sangat diperlukan agar pengendalian dapat berhasil maksimal. PPL menekankan pentingnya monitoring oleh kelompok tani secara bersama dalam satu hamparan untuk mencegah serangan lebih luas.
Harapan Petani
Melalui Gerdal ini, diharapkan kerusakan tanaman akibat serangan tikus dapat ditekan, sehingga produktivitas padi di Kecamatan Karanganyar tetap terjaga dan mampu mendukung program swasembada pangan nasional.
Sumber: BPP Karanganyar – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak
Recent Comments