Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

BERITATanaman Pangan dan Hortikultura

SOSIALISASI IP 400

Kementerian Pertanian (Kementan) menerapkan banyak terobosan dalam meningkatkan produksi pangan khususnya padi. Guna mengikuti perkembangan zaman yang terus mengalami perubahan begitu cepat, Kementan pun telah memperkenalkan konsep Indeks Pertanaman (IP) 400 dan integrated farming untuk meningkatkan ketahanan pangan dan nilai tambah. Sistem IP Padi 400 artinya petani bisa menanam dan memanen padi sebanyak empat kali dalam setahun. Caranya, yakni dengan mengefektifkan masa tanam, di mana selama tiga bulan petani harus mampu menanam padi dari mulai persemaian sampai panen.

Gambar: Sosialisasi IP 400 Desa Tangkis Kecamatan Guntur

Pengaturan pola tanam padi dan jenis varietasnya berumur pendek dan cepat panen sehingga bisa panen 4 kali setahun. Bukan mustahil, tapi konsep IP400 ini sudah terbukti dan sudah diterapkan di di Desa Jagan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah berjalan lebih dari tiga tahun, juga sudah diterapkan di Kabupaten lainnya.

Penerapan pertanaman dengan IP 400 berarti mengatur fluktuasi panen karena tanam padi musiman. Karena setahun 4 kali tanam, berarti proses produksi tidak pernah berhenti. Bagaimana dengan teknik meningkatkan IP400 padi? Caranya yakni melalui penggunaan benih berumur pendek 70 sampai 90 hari yang disemai di luar, pola dan waktu tanam sesuai kalender tanam, pupuk kimia hanya urea 25 kilogram (kg) per musim per hektare dan menggunkan unsur hara dari kompos, limbah tanaman dan limbah ternak. Setelah dipanen langsung olah tanah dan diberi biodekomposer dan sepuluh hari sudah ditanam padi lagi.

Kemudian penggunaan hemat air sawah dari sumur atau embung atau pompa di lahan kering atau tadah hujan dan juga melalui penggunaan integrated menuju zero waste.

Sosialisasi IP 400 di Kabupaten Demak telah dilaksanakan tanggal 22 Desember 2020 di Balai Desa Tangkis Kecamatan Guntur. Hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, P3K Guntur, POPT Kecamatan Guntur, Kepala Desa Tangkis, Pengurus dan anggota Kelompok Tani Ngupoyo Upo. (Heri Wuryanta, S.TP., MP)

Bagikan