Pemberian Pakan Kambing Untuk Penggemukan
March 12, 2021
Sumber Gambar : GOOGLE
Saat ini beternak kambing sudah tidak asing lagi didengar oleh masyarakat terutama di kalangan petani. Banyak sebagian petani yang menjadikan kambing sebagai usaha sampingan. Bahkan beternak kambing bisa diartikan sebagai bahan tabungan petani jika mengalami kebutuhan yang sangat mendesak.
Dengan demikian usaha ternak ini memiliki peluang yang sangat baik untuk kedepannya, walaupun dipelihara dengan cara yang sederhana. Beternak kambing atau domba ternyata memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan perekonomian di Indonesia. Dengan membudidayakan kambing dirasa memiliki nilai yang tidak jauh berbeda dengan hasil ternak lainnya.
Biaya paling menentukan dalam suatu usaha peternakan adalah pakan, sehingga efisiensi pakan menjadi mutlak untuk menjadi perhatian utama. Manajemen pemberian pakan yang baik menjadi prioritas yang harus dilakukan agar produktifitas bisa optimal, dan keuntungan pun dapat diraih. Produktifitas ternak yang rendah acap terjadi kala kebutuhan nutrisi ternak tidak tercukupi baik dalam hal kualitas maupun kuantitasnya.
Dalam budidaya ternak ruminansia kecil seperti kambing, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Jenis ternak ini dapat dimanfaatkan sebagai hewan kurban, aqiqoh, hewan ketangkasan atau hewan kesayangan.
Keunggulan ternak kambing adalah mudah dalam pemeliharaan, pemberian pakannya, dan penangannanya. Kelebihan lainnya kambing memiliki anak lebih dari satu dalam setiap kelahiran, sehingga dalam 2 tahun bisa beranak 3 kali, masa kebuntingan rata-rata 5 bulan. Usaha peternakan kambing bisa disebut menguntungkan jika conception rate – nya 95%, dan kematian di bawah 10%.
Makanan Kambing adalah jenis pakan yang cocok diberikan pada kambing. Merupakan daftar makanan yang aman dan memiliki kandungan gizi yang melimpah, sehingga menunjang pertumbuhan kambing. Sebagai binatang herbivora, otomatis kambing hanya mau makan makanan yang berbasis tumbuhan. Seperti rumput-rumputan dan dedaunan. Tapi tak menutup kemungkinan juga doyan makan buah-buahan.
Konsumsi pakan ternak dan kebutuhan nutriennya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain berat badan, status fisiologis, tingkat produksi dan kesehatan ternak, faktor lingkungan, keadaan kandang, serta kondisi pakan dan metode pemberian pakannya.
Bahan pakan untuk ternak kambing terdiri dari hijauan, konsentrat, pakan suplemen, dan pakan tambahan sebagai berikut :
- Pakan Hijauan, Hijauan pakan dapat berupa rumput segar, bisa juga rumput yang telah diberi perlakuan atau pengolahan lebih lanjut, misalnya diolah menjadi silase. Peneliti dari Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia (AINI) Sri Suhartini mencontohkan beberapa rumput yang bisa digunakan sebagai hijauan pakan misalnya rodhes (Chhloris goyana kunt), rumput Guinea (Panicum maximum), rumput Australia (Paspalum dilatatum poiret), rumput gajah (Pennisetum purpureum schumach), rumput raja (Pennisetum purpurhoides), rumput Sudan (Imperata cilindrica), dan rumput lapang. Jenis tanaman legum bisa juga ditambahkan seperti kaliandra, gamal dan lamtoro.
- Pakan Konsentrat, Adapun untuk pakan konsentrat bagi ruminansia, antara lain bisa berasal dari biji-bijan dan limbahnya seperti jagung, gandum, sorgum, gaplek, padi, dedak. Limbah agro industri juga bisa menjadi sumber bahan pakan konsentrat, seperti bungkil kedelai, bungkil kacang, bungkil inti sawit, bungkil kelapa, whey, tepung ikang, telung tulang, limbah industri minyak sawit, molases, dan lain-lain. Konsentrat untuk kambing umumnya memiliki kandungan serat kasar kurang dari 18%, dan mudah dicerna.
- Pakan Suplemen, Untuk pakan suplemen, dibutuhkan sedikit saja karena merupakan sumber mikronutrien seperti mineral, vitamin, dan asam amino. Pakan suplemen diberikan dalam bentuk premix.
- Pakan Tambahan, Sedangkan pakan tambahan, merupakan pakan aditif yang bisa berupa bahan alami maupun buatan, misalnya probiotik, enzim, anti jamur atau antibiotik.
Dalam penyusunan pakannya, kambing dapat disusun menjadi dua ransum, yakni ransum untuk penggemukan dan untuk pertumbuhan. Zat nutrisi pada pakan yakni karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air, harus senantiasa tersedia. Karbohidrat dan lemak merupakan sumber energi, utamanya dalam proses metabolisme seperti lancarnya peredaran darah, denyut jantung, dan lain-lain. Sebagai patokan dalam penyusunan ransum, untuk kebutuhan hidup pokok ternak kambing, maka konsumsi bahan kering adalah 1,5 – 2% dari berat badan. Adapun kandungan zat nutrisinya adalah: total digestible nutrien (TDN) 55%, Protein Kasar (9,3 – 9,5%, Kalsium 0,20 – 0,21%, Phospor 0,18 – 0,21%, dan Vitamin A 2.350 – 4.230 IU/ekor/hari, dan Vitamin E 15 – 21 IU/ekor/hari.
Untuk kambing yang sedang bunting, dapat diberikan pakan yang terdiri dari legum dan campuran legum dengan jerami atau silase. Agar anakan lahir cukup kiat, maka berikan kurang lebih 0,25 kg biji-bijian tiap ekor per hari, dan pada 30-45 hari menjelang kelahiran, pemberian biji-bijian dapat ditingkatkan menjadi 0,5 kg hingga setelah kelahiran. Hal itu perlu dilakukan untuk memberi nutrisi yang cukup sehinga proses menyusui induk kambing dapat optimal. Pada saat kelahiran, letakkan kambing dan domba dalam kandang khusus. Pakan sumber hijuan diberikan secara bebas (ad libitum), terutama hijauan berkualitas baik dan mudah dicerna. Adapun pakan biji-bijian agak dikurangi, setelah berumur 5 – 7 hari sejak kelahiran, baru induk diberi ransum tinggi energi, yang sesuai untuk induk menyusui.
Meskipun kambing dianggap sebagai daging hewan yang lakunya situasional, hanya pada moment-momont hari raya seperti Idul Adha. Namun sebenarnya binatang ternak ini bisa laku di hari-hari biasa. Banyak permintaannya untuk memenuhi kebutuhan pasar kuliner. aeperti Sate Kambing dan Gulai Kambing adalah masakan yang sangat laris di Indonesia. Belum lagi daging kambing juga sering dibutuhkan untuk acara hajatan akikah, pernikahan maupun moment-moment pesta para pecinta kambing.
Jadi tidak ada salahnya jika ingin memelihara kambing. Asalkan paham betul mengenai makanan kambing. Biar bagaimana pun, kunci kesuksesan dari beternak kambing ada pada pengaturan pakannya yang tepat.
Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96853/pemberian-pakan-kambing-untuk-penggemukan/
Recent Comments