BONSAI TANAMAN KELAPA
June 23, 2021
Bonsai merupakan salah satu tanaman hias yang menarik, salah satu contohnya adalah pohon kelapa. Bonsai merupakan tanaman miniatur kecil dari bentuk tanaman aslinya. Tanaman bonsai kelapa memiliki bentuk yang unik serta cocok bila dijadikan sebagai hiasan rumah.
Bonsai merupakan metode pengkerdilan tanaman secara sengaja dengan tujuan seni. Beberapa jenis bonsai yang populer dan diminati para penghobi tanaman hias antara lain bonsai serut, bonsai beringan, serta bonsai kelapa. Untuk menghasilkan tumbuhan bonsai yang mempunyai keunikan nilai seni tinggi, diperlukan ketelatenan mulai dari penanaman, pembentukan, dan perawatan.
Mengenal Bonsai Kelapa. Siapa sangka pohon kelapa yang biasanya tumbuh tegak dan tinggi menjulang bisa dibuat bonsai. Bahkan beberapa penghobi berhasil membuat bonsai bercabang hingga berukuran mini.
Pembuatan tumbuhan kelapa menjadi bonsai pun tidaklah mudah, akan tetapi jika berhasil melakukannya maka tak hanya nilai seni tinggi yang dimiliki, karena harga jualnya pun sangat tinggi. Para kolektor bonsai umumnya tidak keberatan dengan harga tinggi demi memenuhi hasrat hobi mereka.
Cara Membuat & Merawat Bonsai Kelapa. Untuk membuat pohon kelapa bonsai yang sesuai dengan keinginan kita, diperlukan langkah tepat mulai dari pemilihan jenis bibit pohon kelapa, media tanam, teknik pembentukan serta perawatannya. Berikut langkah-langkahnya :
- Pemilihan Jenis Kelapa. Sama seperti menanam tumbuhan yang lain, untuk mendapatkan bonsai kelapa yang baik maka harus berasal dari bibit yang baik. Jenis pohon kelapa yang sering dijadikan bonsai adalah kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino.
- Pemilihan Bibit. Kriteria bibit yang bisa digunakan adalah berasal dari buah kelapa yang tua. Bibit buah harus dipetik langsung dari pohon dan bukan jatuh dari pohonnya. Sebaiknya pilih buah kelapa yang memiliki banyak akar dan berbatok kecil.
- Penempatan Posisi Batok Kelapa. Tunas kelapa biasanya muncul pada minggu ke-2 atau ke-3. Penempatan bibit juga harus diperhatikan, sebab bibit vertikal akan menghasilkan batok dikelilingi akar. Sedangkan bibit yang diletakkan secara horizontal akan tumbuh seperti keong.
- Bersihkan Sabut Kelapa. Setelah tunas kelapa tumbuh, maka sabut kelapa harus dibersihkan. Pembersihkan bisa dilakukan dengan mengupas batok kelapa. Sayatan sebaiknya dilakukan secara membujur mengitari batok. Berhati-hatilah saat melakukan penyayatan agar tidak mengganggu tunas baru yang tumbuh.
- Bersihkan Bulu Halus Pada Batok. Jika sabut sudah dibersihkan, maka kita lanjutkan dengan membersihkan bulu halus pada batok kelapa. Gunakanlah pisau tajam hingga bersih, kemudian haluskan menggunakan amplas.
- Penanaman Pada Media Tanam. Langkah pertama adalah menyiapkan media tanam bonsai kelapa. Kita bisa menggunakan pot yang diisi dengan campuran tanah, air, pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Siapkan botol bekas air mineral untuk menutup tunas baru yang akan muncul. Potong bagian atas botol tersebut sekitar 5 cm. Penanaman harus dilakukan secara hati-hati agar akar tunas tidak rusak. Letakkan batok kelapa pada posisi miring.
- Pembentukan Bonsai Kelapa. Ketika bibit bonsai telah tumbuh sekitar 15 sampai 20 cm, lakukan penyayatan pada bagian bawah agar tidak membusuk. Penyayatan bisa dilakukan selama 3 kali. Selanjutnya agar bonsai kelapa berbentuk indah, ikatlah dengan tali kawat menyesuaikan bentuk yang kita inginkan. Ikatlah ujung ranting hingga ke pangkal batang. Kita juga bisa memotong bagian-bagian yang tidak diinginkan agar bentuknya sesuai.
- Merawat Bonsai Kelapa. Perawatan tanaman bonsai ini cukup mudah, yaitu dengan memenuhi kebutuhan air, pupuk, serta sinar matahari. Penyiraman bisa dilakukan satu kali sehari hingga tanaman lembab namun tidak terlalu basah. Pemberian pupuk bisa dilakukan 2 minggu sekali agar kebutuhan unsur hara tanaman terpenuhi. Agar bonsai kelapa terhindar dari hama dan penyakit, kita bisa menggukan insektisida dan herbisida yang sesuai.
Jenis Bonsai Kelapa. Ada tiga jenis pohon kelapa yang biasanya dijadikan bonsai, yaitu kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino. Berikut ini ciri-ciri dari masing-masing bonsai, yaitu : (1) Bonsai Kelapa Gading Merah : bewarna merah kekuning-kuningan, memiliki bentuk indah dan unik, perawatan cukup merepotkan karena harus mempertahankan warna merahnya, dan membutuhkan pupuk yang cukup banyak. (2) Bonsai Kelapa Gading Susu : memiliki warna putih, beradaptasi sangat baik pada lingkungan tropis, dan biasanya ditempatkan sebagai hiasan taman. (3) Bonsai Kelapa Albino : berwarna putih namun tidak pucat dan polos, warna putihnya cenderung lebih terang atau mendekati silver.
Sayangnya bonsai dari pohon kelapa ini tidak dapat berbuah layaknya pohon kelapa pada umumnya. Tanaman bonsai yang tumbuh antara 25 sampai 100 cm ini kehilangan kemampuan berbuahnya. Akan tetapi tanaman ini mampu terus tumbuh hingga usia belasan tahun.
Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP)
Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96599/bonsai-tanaman-kelapa/
Recent Comments