Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

BERITADinpertan Pangan

RAGAM BUAH NUSANTARA DAN MANFAATNYA

Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat untuk meningkatkan imunitas. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi buah. Berbagai macam buah-buahan khas tropis yang dihasilkan di Indonesia memiliki banyak manfaat, terutama vitamin dan sumber serat. Peningkatan konsumsi buah di tengah pandemi menjadi Buah nusantara merupakan sumber vitamin C alami yang cukup mudah didapatkan. Karena itu sangat tepat jika Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menganjurkan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan lokal.

Sebagai negara tropis Indonesia dikaruniai sebagai negara kaya akan biodiversitas sayuran, buah-buahan dan pangan nabati lainnya. Sebagai contoh mangga, terdapat 24 varietas mangga dari 35 varietas mangga dunia. Dari 76 varietas pisang dunia, sebanyak 37 varietas pisang dimiliki negeri tercinta ini. Belum termasuk deretan buah dan sayur lainnya. 

Data Ditjen Hortikultura, produksi buah per 1 Agustus 2021 mencapai 7,9 juta ton. Ini artinya pasokan buah melimpah ruah dan tak heran harga buah lokal relatif mudah terjangkau dan mudah diperoleh.

Konsumsi Buah di Masa Pandemi

Pada acara Gelar Buah Nusantara (GBN) keenam 9 Agustus 2021 di Jakarta, Presiden dalam pidatonya mendorong masyarakat Indonesia agar terus meningkatkan konsumsi buah dan sayur, serta produk-produk lain hasil petani lokal.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih banyak mengonsumsi buah – buahan dan mencintai aneka buah nusantara yang melimpah dengan kandungan gizi yang tidak kalah dibandingkan buah impor,” ucap Jokowi dalam video virtual pada acara Gelar Buah Nusantara (GBN) ke-6 tahun 2021, Senin (9/8). 

Selama pandemi Covid-19, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah sebagai sumber vitamin C untuk meningkatakan kesehatan dan kekebalan tubuh. Hal yang sama juga disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyami agar masyarakat meningkatkan konsumsi makanan bergizi yang bersumber dari pangan lokal.

Meskipun memiliki banyak buah-buahan khas Indonesia, ternyata tingkat konsumsi  buah masih rendah. Rata-rata konsumsi masyarakat Indonesia untuk buah-buahan tahun 2020 sebesar 88,56 gram/kapita/hari, turun sebesar 1,4 persen dibanding 2019. Angka konsumsi hanya sebesar 59,04 persen dari batas minimal angka kecukupan gizi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan konsumsi buah sebesar 150 gram/kapita/hari. 

Peningkatan konsumsi sayur dan buah oleh masyarakat tentu dapat dipenuhi jika masyarakat kita gemar mengonsumsi buah nusantara dengan berbagai macam pilihan sesuai musim. Data BPS, tren produksi buah nusantara lokal meningkat cukup signifikan. Pada tahun 2019 misalnya, produksi buah-buahan lokal mencapai 22,5 juta ton atau naik 4,8 persen jika dibanding tahun 2018.

Nilai ekspor komoditas buah-buahan tahunan menjadi komoditas terbesar ketiga setelah kopi dan tanaman obat dengan nilai ekspor kurang lebih mencapai US$140.228,90. Untuk memberikan pemahaman kepada masyakat tentang pengertian buah lokal, jenis dan manfaatnya bagi kesehatan.

Jenis Buah Nusantara dan Manfaatnya

Beberapa contoh jenis buah nusantara di Indonesia antara lain: manggis, salak, mangga, pepaya, duku, nanas, jambu air, jambu biji merah, rambutan, sawo, belimbing, kesemek, jeruk besar dan sirsak.

  1. Manggis (Garcinia mangostana L)

Buah manggis mempunyai kulit berwarna merah kehitaman dan daging buah berwarna putih bersih dengan rasa asam manis. Buah manggis  mengandung vitamin  C dan serat, yang keduanya penting untuk sistem kekebalan tubuh manusia. Vitamin C memiliki sifat antioksidan serta berperan untuk meningkatkan fungsi kekebalan sel tubuh. Buah ini dapat mencegah sariawan, meredakan kelelahan dan mengatasi masalah vertigo.

  1. Salak (Salacca edulis Reinw)

Buah salak adalah buah yang memiliki kulit bersisik berwarna kecoklatan, bentuknya lancip, dan rasa yang unik dari manis sampai asam. Manfaat buah ini antara lain mengobati masalah diare, mengotrol kadar gula darah dan baik untuk kesehatan mata. Salak pondoh merupakan jenis salak lokal Indonesia yang dikenal memiliki kualitas yang paling baik. Rasanya manis, daging buah remah dan garing membuat buah ini cukup disukai masyarakat.

  1. Mangga (Mangifera indica L.)

Buah mangga termasuk kelompok buah batu (drupa) yang berdaging, dengan ukuran dan bentuk yang sangat beragam bergantung jenisnya, mulai dari bulat (misalnya mangga gedong), bulat telur (gadung, indramayu, manlagi) hingga lonjong memanjang (mangga golek). Buah mangga matang dagingnya yang berwarna kuning sampai oranye dengan rasa asam dan manis karena mengandung sukrosa cukup tinggi. Buah ini mengadung fosfor, kalium, vitamin A, Vitamin C, vitamin K, folat dan kaoline cukup tinggi. Manfaat untuk buah manga antara lain kesehatan kulit, meredakan sambelit dan mengendalikan tekanan darah.

  1. Pepaya (Carica papaya L)

Buah pepaya memiliki bentuk silindris dengan daging berwarna oranye dan berbiji hitam bulat-bulat kecil. Betakaroten merupakan kandungan gizi yang tertinggi di dalamnya. Buah ini kaya akan vitamin A, Vitamin C, kalium dan folat. Pepaya dikenal sebagai buah yang memiliki benrbagai manfaat seperti melancarkan pencernaa, menghambat pertumbuhan sel kanker payudara, menjaga Kesehatan kulit dan mata.

  1. Duku (Lansium domestikum Corr)

Buah ini berbentuk bulat dengan diameter 2-3 cm, mempunyai daging dengan rasa manis-asam, dan salah satu buah lokal musiman yang menjadi favorit banyak orang. Buah duku juga mempunyai nilai gizi yang lengkap seperti karbohidrat, lemak, mineral, kalsium, fosfor, dan juga zat besi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Manfaat buah ini bagi kesehatan antara lain menguatkan gigi, mencegah penyakit kanker, serta dapat mengatasi diare.

  1. Nenas (Ananas commosus (L) Merr)

Buah tropis ini memiliki daging berwarna kuning dengan rasa asam sampai manis, menjadi salah satu buah favorit di daerah tropis. Manfaat buah nanas bagi kesehatan digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti sembelit, gangguan saluran kencing, penyempitan pembuluh darah, pencernaan, mual, flu, wasir, gatal-gatal (eksim serta kudis)  dan biasa digunakan untuk komsumsi buah saat diet.

  1. Jambu Air (Syzygium aqueum Merr)

Jambu air memilik bentuk seperti lonceng dengan warna merah cerah ketika matang. Buah jambu air kaya kandungan air sehingga baik untuk menghidrasi tubuh. Buah ini juga mengandung vitamin C dan protein nabati yang tinggi, sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit, serta dapat menurunkan kadar kolesterol.

  1. Jambu Biji Merah (Psidium guajava L)

Buah jambu biji merah merupakan buah buni, bentuk bulat, dengan warna kulit buah hijau saat muda dan kuning saat matang serta daging buah berwarna merah dan banyak mengandung biji. Jambu biji merah merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi selain kandungan kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A dan vitamin B1. Buah ini sangat baik jika dikonsumsi beserta kulitnya karena daging buah bagian kulit memiliki kandungan vitamin C yang tinggi.

  1. Rambutan (Nephelium lappaceum L)

Buah rambutan merupakan buah khas daerah tropis Asia Tenggara dengan ciri khas memiliki rambut pada kulit buah, berwarna hijau saat masih muda dan kemerahan Ketika sudah matang. Daging buah rambutan berwarna putih dengan rasa manis. Kandungan antioksidan pada dagingnya sangat baik untuk mempertahankan kesehatan dan imunitas tubuh.

  1. Sawo (Manilkara zapota (L) P. Royen)

Buah ini memiliki bentuk bulat lonjong dan kulit berwarna coklat. Daging buah  juga berwarna kecoklatan dengan rasa manis dan kandungan air yang cukup banyak. Sawo kaya akan karbohidrat karena 20 persen bagiannya terdiri dari gula. Sawo juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, potasium dan antioksidan. Buah ini baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan mencegah penuaan dini akibat radikal bebas.

  1. Belimbing (Averrhoa carambola L.)

Buah ini unik yang memiliki bentuk seperti bintang dengan lima sudut. Buah belimbing biasanya berwarna hijau muda dan berwarna kekuningan jika sudah matang. Daging buahnya yang tebal dan lunak memiliki rasa asam dan manis Daging buah mengandung vitamin E yang tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

  1. Kesemek (Diospyros kaki L F)

Kesemek merupakan buah lokal yang dikenal sebagai buah pesolek karena pada bagian kulitnya terdapat bagian putih yang seperti bedak. Daging buah kesemek berwarna kuning dengan rasa manis. Buah ini memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan gigi karena mengandung fluoride serta berguna untuk menjaga kesehatan gusi dan mulut.

  1. Jeruk Besar (Citrus grandis (L) Osbeck)

Jeruk ini juga biasa disebut jeruk bali yang memiliki bentuk bulat seperti bola dan kulit tebal seperti spons. Daging buahnya berwarna putih atau merah muda dengan kandungan flavonoid, pektin dan likopen. Senyawa-senyawa tersebut bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, mencegah anemia dan mengurangi risiko penyakit jantung.

  1. Sirsak (Annona muricata L)

Sirsak memiliki rasa yang khas, sedikit asam, dagingnya kenyal, berwarna putih, dan menyegarkan. Buah ini mempunyai kulit berwarna hijau dan berduri tetapi tidak begitu tajam. Daging buah yang berwarna putih menyelimuti biji berwarna hitam di tengahnya. Manfaat daging buah sebagai pengatur kadar gula dalam darah, membantu meredakan nyeri, menurunkan tekanan darah, mencegah penyakit kanker dan sebagai anti bakteri. 

Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/99027/ragam-buah-nusantara-dan-manfaatnya-/

Bagikan

Recent Comments