Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

Uncategorized

Pemeriksaan Kebuntingan pada Sapi

Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) pada sapi salah satu cara yaitu dengan yang biasa juga di sebut pemeriksaan palpasi rectal. Di kalangan Peternak Palpasi rectal ini lebih praktis dan mudah prosedurnya, mempunyai akurasi yang tinggi.  Palpasi rectal bisa dilakukan oleh inseminator atau peternak yang sudah berpengalaman pada pemeriksaan kebuntingan. Palpasi rectal tersebut didasarkan atas kondisi uterus, ovarium dan buluh-buluh darah uterus. Cara melakukan palpasi rectal yaitu dengan cara melakukan memasukkan tangan kedalam rectum lalu meraba kekiri, kanan, bawah atas dan kedepan, jika dirasakan pada oviduk terjadi pengumpalan cairan jadi terasa seperti kenyal-kenyal berarti sapi telah mengalami kebuntingan 1 bulan, tetapi dalam pemeriksaan ini kita harus hati-hati karena ternak masih rentan mengalami keguguran jadi diperlukan keahlian yang sudah terlatih.  Tetapi jika dilakukan pemeriksaan setelah 3 bulan dilakukan penyuntikan (IB) atau kawin alam dapat ditandai dengan cara meraba kedua oviduk biasanya salah satunya sudah membesar dari ukuran normalnya, tetapi jika keduanya membesar berarti ternak sapi mengalami partus kembar.

     Hal – hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemeriksaan kebuntingan antara lain induk yang akan di PKB diikat dengan aman biar ternaknya tidak terjatuh dan kita juga tidak terkena bahaya seperti terkena sepakan dari kaki sapi, Setelah itu ternak dilakukan palpasi rektal tapi sebelum itu harus memakai sarung tangan plastik yang diberikan sabun sebagai pelicin yang bertujuan agar kita aman dari kuman yang berada dalam tubuh ternak, kotoran ternak dikeluarkan supaya tidak ada yang menghalangi ketika melakukan perabaan dan dilakukan perabaan dari serviks ,uterus sampai dengan oviduk rasakan setiap perubahan yang terjadi pada organ reproduksi sapi. Penyuluh yang telah berpengalaman juga dapat melakukan untuk membantu para peternak dalam pemeriksaan kebuntingan ternak.

     Petugas lapangan atau penyuluh dituntut harus memiliki wawasan yang luas dan mempunyai keterampilan serta mendapat latihan praktik yang cukup untuk menentukan buntingnya ternak dan mampu menentukan umur masa kebuntingan serta memperkirakan waktu akan melahirkan dari ternak yang di periksanya.

Sumber: http://cybex.pertanian.go.id/artikel/99696/pemeriksaan-kebuntingan-pada-sapi/

Bagikan

Recent Comments