Kendalikan Kutu Kebul Cabai dengan Paket Insektisida FMC
February 11, 2022
Dalam mencegah virus kuning merajalela di pertanamam cabai, upaya yang bisa dilakukan petani adalah dengan mengendalikan kutu kebul dengan insektisida.
“Kita fokuskan agar tanaman cabai tidak terkena virus kuning, kita tidak bisa menyembuhkan tanaman yang sudah terkena virus. Kita kendalikan vektornya yaitu kutu kebul, ” tutur Marketing Manager PT FMC Agricultural Manufacturing, Dudy Kristyanto dalam Webinar “Sukses Budidaya Cabai hingga Pemasaran melalui E-Commerce” yang digelar TABLOID SINAR TANI, Rabu (09/02).
PT FMC Agricultural Manufacturing memiliki paket insektisida yang ampuh dalam mengendalikan kutu kebul pada pertanaman cabai. Ketiga produk itu adalah VERIMARK 200SC, PREZA 100 OD dan STARGATE 600SC.
“Ketiganya merupakan insektisida sistemik yang melindungi terjadinya serangan kutu kebul yang menghisap cairan jaringan tanaman. Sehingga kutu kebul akan mati sebelum sempat menularkan virus kuning ke tanaman cabai, ” jelasnya.

Lebih lanjut Dudy menerangkan, produk VERIMARK 200SC tergolong insektisida bersifat sistemik lokal dengan kandungan bahan aktif Siantraniliprol 20 persen Sedangkan PREZA 100 OD mengandung bahan aktif Siantraniliprol 10 persen. Kedua bahan aktif ini sangat baik untuk pengendalian hama penghisap seperti kutu kebul, thrips and aphids pada tanaman cabai dan tomat.
“Jika disemprotkan dibagian atas daun, maka bahan aktif ini akan masuk ke dalam jaringan dan melindungi bagian bawah daun yang menjadi tempat bernaungnya kutu kebul, ” jelasnya.

Bahan aktif kedua produk ini bekerja dengan cara mengganggu sistem otot hama (rynanodin receptor) sehingga hama lumpuh sekejap dan mati dalam 2 hari. “Kutu kebul rentan untuk jadi resisten jika tidak melakukan pengendalian yang benar,” tambahnya.
Petani bisa menggunakan VERIMARK 200SC dengan dosis 25 ml/1000 tanaman dan PREZA 100 OD dengan dosis 1,25 liter per hektar. “Baik digunakan sejak saat persemaian juga,” tambahnya.
Dudy menyebutkan, insektisida ini tergolong label hijau sehingga aman bagi musuh alami dan lingkungan serta cocok untuk program PHT.
Stargate 600SC
Produk insektisida lain yang ditawarkan PT FMC Agricultural Manufacturing adalah Stargate 600SC. Berbeda dengan VERIMARK 200SC dan PREZA 100 OD, Stargate 600SC adalah insektisida kontak dan sistemik yang sangat unggul dan digunakan sebagai rotasi dari insektisida lain.
Insektisida ini berbahan aktif Klotianidin 600 gr/liter yang sangat baik untuk pengendalian hama penghisap seperti kutu
kebul, thrips dan wereng coklat pada tanaman padi dan sayuran.

Insektisida ini bekerja dengan cara mengganggu transmisi impuls-impuls sistem syaraf hama. “Ini bersifat racun syaraf dari hama kutu kebul. Sangat baik untuk hama-hama yang sudah resisten/kebal,” tambahnya. Dudy menuturkan, insektisida ini dapat diaplikasikan secara semprot, kocor maupun perlakuan benih.
Serupa dengan dengan VERIMARK 200SC dan PREZA 100 OD, Stargate 600SC aman bagi musuh alami dan lingkungan, cocok untuk program PHT.
Rekomendasi Aplikasi
Jika fungisida diaplikasikan saat fase generatif, insektisida dikombinasikan saat fase semai hingga vegetatif. “Kita mulai cegah dan tangkal virus semenjak persemaian menggunakan VERIMARK 200SC dengan dosis 25 ml/1000 tanaman pada 2 hari sebelum pindah tanam,” jelasnya.
Pengendalian virus sejak usia persemaian, diakui Dudy sangat penting karena saat lalai virus bisa muncul saat usia tanaman 35-40 hari.
Perlindungan terhadap virus dari persemaian ini kemudian dilanjutkan saat tanaman berusia 14 dan 21 hari dengan PREZA 100 OD dengan konsentrasi 2,5 ml/ liter.
Saat pertumbuhan mencapai 28 hari dan 35 hari setelah tanam, lakukan rotasi menggunakan insektisida Stargate 600SC dengan dosis 0,6 ml per liter atau 10 ml per tangki.
Recent Comments