KUNJUNGAN KERJA DAN PENYERAHAN BANTUAN MENTERI PERTANIAN RI (BENIH PADI, BENIH JAGUNG SERTA AUTP DAN RJIT) DI LOKASI PERTANIAN TERDAMPAK BANJIR
February 13, 2024
Demak – Menteri Pertanian Dr. Ir. H. ANDI AMRAN SULAIMAN, MP. bersama jajaran Pejabat Kementerian Pertanian melaksanakan kunjungan kerja dan penyerahan bantuan kepada petani yang terdampak banjir di 3 Kabupaten yaitu Kab. Demak, Kab. Kudus dan Kab. Grobogan. Kegiatan Kunjungan tersebut bertempat di Desa Ngaluran Kec. Karanganyar Kab. Demak Provinsi Jawa Tengah. Senin (12/02/2024).
Kedatangan Bapak Menteri Pertanian Bersama rombongan disambut oleh Bupati Demak dr. Hj. EISTI’ANAH, S.E. Dalam kunjungan kerja tersebut hadir juga Bapak SEKDA Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Kodam IV Diponegoro, Kejati Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Demak, Kepala Dinas Pertanian Kab. Grobogan, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Kudus serta Stakeholder terkait.






Dalam sambutannya Ibu Bupati menyampaikan kondisi lahan padi yang terdampak banjir kurang lebih 2.800 ha dan lahan jagung seluas 126 ha yang tersebar di 7 Kecamatan. Tanaman padi yang akan dipanen dalam 2 minggu ke depan kini telah tenggelam oleh air. Banyak petani yang mengadu karena lahan padi miliknya sudah tenggelam oleh air selama 5 hari dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda air akan surut.
Bapak Menteri Pertanian mengatakan bahwa saat ini Kementerian Pertanian telah bergerak cepat untuk penanganan banjir di Jawa Tengah dengan memberikan bantuan total senilai 30 Milyar, dengan rincian bantuan benih padi 10.000 ha, Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), Pompa, Combine Harvester dan Hand Traktor untuk 3 Kabupaten terdampak. Bapak Mentan juga menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian terkait agar penanganan banjir lebih cepat dan air dapat segera surut.



“Kita harapkan segera mempercepat panen dan berharap beberapa minggu ke depan bisa panen. Insya Allah kami kirim bantuan yang akan diserahkan ke Ibu Bupati. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk segera memperbaiki tanggulnya”.
Bapak Mentan berharap para petani segera mengikuti pendaftaran Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) agar mendapat jaminan produksi dari pemerintah terutama bagi lahan-lahan pertaniannya yang mengalami musibah banjir maupun puso.
Sumber: Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura
Recent Comments