LEBIH DEKAT DENGAN UKPP PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

Plt. Kepala UKPP PHP, Heri Wuryanta, S.TP, MP, menyampaikan paparan tentang UKPP PHP di hadapan tim penilai UKPP Berprestasi, Kamis (8/8/2019)

Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) perlu memiliki standar pelayanan. Pentingnya standar pelayanan yaitu kewajiban bagi penyelenggara pelayanan publik untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas, memberikan pemahaman dan persepsi yang sama bagi penyelenggara, masyarakat, dan pihak terkait terhadap standar pelayanan. Standar Pelayanan di tiap unit pelayanan merupakan jaminan dan kepastian, baik bagi penyelenggara dalam memberikan, maupun bagi masyarakat dalam menerima pelayanan.

Salah satu UKPP di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak adalah UKPP Pengolahan Hasil Pertanian (PHP). Dalam menentukan standar pelayanan, UKPP PHP telah melakukan public hearing bersama dengan stakeholders yang terkait. Proses ini telah dilaksanakan dan didokumentasikan serta menghasilkan standar pelayanan UKPP Pengolahan Hasil Pertanian. Sebanyak 14 komponen standar pelayanan telah ditetapkan yaitu (1) Persyaratan, (2) Sistem Mekanisme dan Prosedur, (3) Jangka   Waktu  Pelayanan, (4) Biaya/Tarif, (5) Produk  Pelayanan, (6) Penanganan Pengaduan, Saran dan   Masukan, (7) Dasar Hukum, (8) Sarana prasarana/fasilitas, (9) Kompetensi pelaksana, (10) Pengawasan Internal, (11) Jumlah pelaksana, (12) Jaminan pelayanan, (13) Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan, (14) Evaluasi kinerja pelayanan.

UKPP Pengolahan Hasil Pertanian Kabupaten Demak mewakili Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak dalam lomba UKPP Berprestasi Bidang Pertanian Kementerian Pertanian Tahun 2019 dan lolos bersama 11 UKPP lainnya di Jawa Tengah. Pada tanggal 8 Agustus 2019 telah dilakukan verifikasi kunjungan lapangan oelh Tim Kementerian Pertanian.

UKPP Pengolahan Hasil Pertanian memiliki unggulan dibanding UKPP lainnya, antara lain :

  1. Biaya lebih murah dibanding pelayanan sejenis lainnya, yaitu Rp. 210.00/kg beras. Pada umumnya biaya sekitar Rp. 250.00/kg beras. Di samping itu juga terdapat fasilitasi gratis yaitu fasilitas penjemuran gabah dan gudang sementara.
  2. Adanya jaminan pelayanan yaitu apabila terjadi kehilangan gabah akibat pencurian atau kerusakan gabah akibat kesalahan proses di RMU akan diganti sesuai jumlah gabah yang diproses di RMU.
  3. Inovasi beras kebi yaitu pengolahan beras brown menjadi beras putih menggunakan katul tanpa menggunakan bahan kimia/klorin (Heri Wuryanta/Kabid TPH)

Comments are Closed

© 2019: | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress