MONITORING PERSAWAHAN TERDAMPAK BANJIR (LUMPUR KULEWATI SUNGAI KUSEBRANGI) DESA KALISARI KECAMATAN SAYUNG
December 13, 2024
Sayung – Giat lapangan dalam arti monitoring, berinteraksi dengan petani, pengamatan OPT dan pendataan luas tanam panen lebih intensif pada saat ini, seperti halnya yang menjadi arahan Bapak Kadistan Pangan dalam menghadapi musim hujan dengan intensitas tinggi dan untuk pengamanan produksi maka PPL harus sering ke lapangan, untuk itu Kami PPL BPP Sayung melakukan monitoring dan pendampingan lapangan secara periodik baik terkait luas tanam maupun standingcrops dan kesehatan tanaman sebagai salah satu tugas dan banjir.
Pada bulan Desember hujan sudah mulai sering turun yang sangat berpoteni menimbulkan banjir dan menggenangi areal persawahan produktif. Pada kali ini Kami melakukan monitoring di desa Kalisari, dengan luas tanam per 12 Desember 2024 seluas 85 ha yaitu di wilayah sawah poktan Arum Sari 1 di dukuh Manggian, di sawah poktan Arum Sari 3 di dukuh Pendilan dan di wilayah sawah poktan Arum Sari 4 di dukuh Krajan Selatan.



Dengan kondisi jalan yang terdapat genangan air setinggi sekitar 30 cm, jalan menuju sawah yang becek berlumpur dan melewati sungai dengan jembatan bambu, ibarat kata Lumpur Kulewati Sungai Kusebrangi untuk tugas dalam pengamanan produksi Korluh Hari Mul dan PPL Wilbin Catur Hikmah menjadikan itu semua sebagai the adventure on farm kami, tetap semangat. Identifikasi kami bahwa Desa Kalisari kondisi saluran masih perlu ditata lagi dari hulu sampai ke hilirnya dan perlu pompa kapasitas besar untuk memindahkan air aliran saluran desa ke sungai Dombo.
Kendala tersebut membuat genangan di beberapa ruas jalan dan di areal persawahan; terpantau di Poktan Arum Sari 1 dukuh Manggian sawah terendam seluas sekitar 10 ha, di poktan Arum Sari 3 di dukuh Pendilan terendam sekitar 8 ha dan di poktan Arum Sari 4 dukun Krajan Selatan seluas 10 ha dengan umur padi antara 20 – 30 HST yang tergenang sejak hujan pada tanggal 6 Desember lalu, walau upaya penyedotan air di sawah ke sungai sudah dilakukan namun hujan deras membuat sawah terggenang kembali.
Upaya mitigasi harus tetap selalu dilakukan seperti penambahan jumlah pompa, penentuan kalender tanam, varietas yang sesuai yang lebih tahan rendaman dan sanitasssi dan penataan saluran di persawahan. Semoga upaya selalu disertai dengan hasil yang baik….aamiin
Sumber: BPP Kecamatan Sayung
Recent Comments