BERITA • Dinpertan Pangan • Ketahanan Pangan
Verifikasi CPCL Pekerjaan Pemanfaatan Pekarangan untuk Pengembangan Pangandalam rangka Penanganan Stunting
January 22, 2025
Demak – Dalam rangka pengentasan stunting di Kabupaten Demak, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak melaksanakan program unggulan pengentasan stunting. Salah satu Program unggulan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, yaitu Pekerjaan pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan dalam rangka penanganan stunting. Oleh karena itu, Bidang Ketahanan Pangan melalukan verifikasi CPCL kepada kelompok masyarakat yang termasuk dalam kategori Desa lokus stunting di Kabupaten Demak. Hal ini bertujuan untuk menentukan Desa Lokus Stunting mana yang masuk dalam kriteria calon penerima bantuan pemanfaatan Pekarangan di Tahun Anggaran 2025.
Pada Hari Senin, 20 Januari 2025 tim verifikasi bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak melaksanakan kegiatan verifikasi CPCL bersama dengan PPL di Kecamatan Guntur. Kegiatan verifikasi dilaksanakan di TP PKK Desa Bakalrejo dan di TP PKK Desa Bogosari Kecamatan Guntur. Desa Bakalrejo dan Desa Bogosari merupakan beberapa Desa yang termasuk kategori lokus stunting untuk Kecamatan Guntur. Sehingga, layak mendapatkan bantuan pemanfaatan Pekarangan untuk pengembangan pangan dalam rangka penanganan stunting.





Selain itu, Bidang Ketahanan Pangan juga melaksanakan kegiatan Verifikasi CPCL ke TP PKK Desa Wonosekar Kecamatan Karangawen, didampingi oleh PPL Desa Wonosekar Kecamatan Karangawen. Walaupun angka stunting di Desa Wonosekar cukup kecil, hanya 7 Baduta, Desa Wonosekar merupakan satu – satunya Desa di Kecamatan Karangawen yang merupakan kategori lokus stunting Kabupaten Demak. TP PKK Desa Wonosekar layak mendapatkan bantuan pemanfaatan Pekarangan untuk pengembangan pangan dalam rangka penanganan stunting.
Bantuan yang akan diterima masig – masing kelompok meliputi bibit tanaman sayur-sayuran yang dapat ditanam pada pekarangan, yaitu bibit terong, bibit tomat, bibit cabai merah keriting, dan cabai rawit setan. Oleh karena itu, diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga, sehingga dapat menurunkan tingkat risiko stunting dalam rumah tangga.
Sumber: Bidang Ketahanan Pangan
Recent Comments