Jl. Sultan Hadiwijaya No.08 Demak (0291)685013 dinpertanpangan@demakkab.go.id

ARTIKELBERITADinpertan PanganSayung

Penyuluhan Padi Biosalin di Desa Sidorejo, Sayung: Asa Menuju Panen MT 3 di Lahan Rawan Salinitas

Sayung – Selasa, 8 Juli 2025 — Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sayung melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Sidorejo. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan dan sosialisasi varietas padi Biosalin, sebagai upaya mendukung keberhasilan musim tanam ketiga (MT 3) di wilayah yang dikenal memiliki tingkat salinitas tinggi akibat abrasi air laut.

Desa Sidorejo yang terletak di bagian utara Kecamatan Sayung merupakan wilayah pesisir yang kerap menghadapi tantangan air payau dalam kegiatan budidaya pertanian. Hal ini mendorong perlunya inovasi dalam pemilihan varietas padi yang tahan terhadap kondisi tersebut. Salah satu solusi yang direkomendasikan adalah penggunaan varietas padi Biosalin, yaitu varietas unggul yang dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan telah dirilis oleh Kementerian Pertanian RI. Biosalin memiliki keunggulan dalam toleransi terhadap kadar garam tinggi di lahan pertanian, sehingga cocok digunakan untuk daerah-daerah seperti Sidorejo.

Dalam kegiatan penyuluhan ini, PPL memberikan edukasi mengenai teknik budidaya padi yang adaptif terhadap kondisi lahan salin, sekaligus menyampaikan beberapa strategi peningkatan produksi di musim tanam ketiga. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemilihan benih unggul yang sesuai lokasi, pengelolaan air secara optimal termasuk pemanfaatan pompa air, serta pemupukan yang bijaksana dan terukur. Selain itu, petani juga diajak untuk rutin melakukan pengamatan dan perawatan tanaman guna mengantisipasi potensi serangan hama maupun gangguan pertumbuhan.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ini, Kepala Desa Sidorejo telah menyiapkan benih padi Biosalin sebanyak 100 kilogram untuk digunakan pada lahan demplot maupun lahan petani setempat. Harapannya, penggunaan varietas Biosalin dapat menjadi harapan baru bagi petani dalam meraih keberhasilan panen di musim tanam ketiga, meski dengan kondisi lahan yang menantang.

Melalui penyuluhan ini, PPL Kecamatan Sayung juga terus mendorong perubahan pola pikir petani menuju sistem pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern. Upaya edukasi tidak hanya dilakukan melalui pertemuan formal, tetapi juga melalui komunikasi informal di sawah, agar pengetahuan dan keterampilan petani semakin meningkat. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus hadir di tengah petani sebagai mitra dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah dan mendukung swasembada pangan nasional.

Sumber: BPP Sayung

Bagikan

Recent Comments