ARTIKEL • BERITA • Demak • Dinpertan Pangan
Bank Indonesia Salurkan 34 Unit Rubuha ke Desa Mulyorejo untuk Kendalikan Hama Tikus
September 29, 2025
Demak – Senin, 29 September 2025. Bank Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyalurkan 34 unit rumah burung hantu (rubuha) ke Desa Mulyorejo, Kabupaten Demak. Bantuan ini ditujukan sebagai upaya pengendalian hama tikus dengan metode alami melalui pemanfaatan predator burung hantu.


Penyerahan Bantuan
Penyerahan rubuha dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Demak dan dihadiri oleh Koordinator Penyuluh, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta perwakilan kelompok tani penerima manfaat dari Desa Mulyorejo. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian.
Penerima Manfaat
Sebanyak empat kelompok tani di Desa Mulyorejo menjadi penerima bantuan rubuha dengan rincian sebagai berikut:
- Poktan Pangudi Mulyo: 15 unit
- Poktan Sido Mulyo Murni: 11 unit
- Poktan Sido Dadi: 4 unit
- Poktan Sido Tresno: 4 unit
Dengan total 34 unit rubuha, diharapkan populasi burung hantu sebagai predator alami dapat meningkat dan membantu mengendalikan serangan hama tikus di area persawahan.
Metode Ramah Lingkungan
Metode rubuha dipilih karena terbukti lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan metode pengendalian hama lainnya. Dengan menghadirkan burung hantu sebagai musuh alami, populasi tikus yang selama ini meresahkan petani dapat ditekan secara signifikan tanpa merusak ekosistem.
Salah satu perwakilan penyuluh dalam acara tersebut menyampaikan, “Harapannya, bantuan ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mengembangkan metode pengendalian hama berbasis ekologi seperti rubuha.”
Komitmen Bank Indonesia
Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian melalui inovasi yang berkelanjutan serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Bantuan rubuha ini menjadi bukti nyata kontribusi CSR dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga ekosistem pertanian yang sehat.
Sumber: BPP Demak
Recent Comments